- PWM Sultra melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 H serentak di 22 lokasi se-Sultra, sesuai instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
- Pelaksanaan salat ini menjadi wujud implementasi kebebasan beragama, dengan penekanan pentingnya menyikapi perbedaan waktu hari raya secara bijaksana.
- Pengamanan ketat dilakukan oleh Sat Brimob Polda Sultra, mengerahkan 32 personel untuk menjamin rasa aman pelaksanaan ibadah tersebut.
SuaraSulsel.id - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah secara serentak di 22 lokasi yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di Sultra.
Sekretaris Jendral (Sekjen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sultra Muhammad Alifuddin di Kendari, mengatakan rata-rata di setiap kabupaten/kota terdapat empat atau lima lokasi Shalat Id, guna memastikan warga Muhammadiyah dan masyarakat umum dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan tertib.
"Pelaksanaan ibadah tersebut merupakan bagian dari instruksi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh pengurus wilayah di Indonesia," katanya setelah Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Universitas Muhammadiyah Kendari, Jumat (20/3).
Ia menyebutkan Shalat Id ini bagian dari instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah sekaligus wujud nyata dari implementasi undang-undang mengenai kebebasan beragama di Indonesia.
Ia menekankan bahwa setiap warga negara diberikan hak sepenuhnya untuk menjalankan keyakinan sesuai dengan kepercayaan masing-masing.
Terkait adanya potensi perbedaan waktu hari raya, ia mengajak masyarakat menyikapi secara bijaksana.
"Bagi Muhammadiyah, berbeda itu biasa. Hidup ini akan indah kalau kita bisa memahami perbedaan itu dengan bijak. Ibarat taman, ia akan indah ketika bunga-bunganya berwarna-warni, bukan hanya satu warna," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan peristiwa Idul Fitri tahun ini membawa pesan substantif mengenai nilai-nilai pendidikan (tarbiah) yang telah dijalani umat Islam selama satu bulan penuh sebagaimana yang disampaikan khatib dalam khutbah.
"Khatib menyampaikan tentang pesan-pesan pendidikan yang dapat diambil hikmahnya oleh umat Islam selama masa Ramadhan. Intinya adalah nilai-nilai pendidikan yang tercakup dalam ibadah tersebut," demikian Muhammad Alifudin.
Baca Juga: Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah
Pantauan ANTARA di Universitas Muhammadiyah Kendari, pelaksanaan Salat Idul Fitri diikuti oleh ratusan warga dengan pengamanan ketat oleh puluhan petugas kepolisian.
Terlihat, para jamaah yang melaksanakan salat di halaman universitas. Bahkan, terdapat juga para jamaah hingga di lantai tiga gedung universitas.
Dikawal Brimob
Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pengawalan ketat dan sterilisasi di sejumlah lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri yang diselenggarakan oleh warga Muhammadiyah di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Komandan Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sultra Kompol Asri Dyini di Kendari, Jumat, mengatakan langkah pengamanan ini dilakukan untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang merayakan hari kemenangan.
"Hari ini kita melaksanakan sterilisasi dan pengamanan pelaksanaan shalat Id di kalangan Muhammadiyah. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hari ini berbahagia merayakan Idul Fitri," kata Asri Dyini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar
-
Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?
-
Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu
-
Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu
-
Kasus Korupsi Bibit Nanas: Kubu Eks Pj Gubernur Sulsel Serang Balik Perhitungan BPKP