Personel Sat Brimob Polda Sultra yang melakukan pengamanan Salat Idulfitri di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/3/2026) [SuaraSulsel.id/ANTARA]
Baca 10 detik
- PWM Sultra melaksanakan Shalat Idulfitri 1447 H serentak di 22 lokasi se-Sultra, sesuai instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
- Pelaksanaan salat ini menjadi wujud implementasi kebebasan beragama, dengan penekanan pentingnya menyikapi perbedaan waktu hari raya secara bijaksana.
- Pengamanan ketat dilakukan oleh Sat Brimob Polda Sultra, mengerahkan 32 personel untuk menjamin rasa aman pelaksanaan ibadah tersebut.
Dia menyebutkan bahwa dalam pengamanan tersebut, Sat Brimob Polda Sultra mengerahkan personel gabungan yang memiliki kualifikasi khusus untuk menjaga sterilitas lokasi ibadah di beberapa titik di Kota Kendari.
"Untuk kekuatan dari komposit Gegana, kami menurunkan sebanyak 32 orang personel," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pemprov Sulsel Gelar Salat Idulfitri di Masjid Kubah 99
-
Wajib Tahu! Panduan Lengkap Salat Idulfitri
-
Imam dari Yaman Akan Pimpin Salat Id di Karebosi, Rektor UIN Makassar Sampaikan Khutbah
-
Salat Id Warga Muhammadiyah di Kota Kendari Dikawal Brimob
-
Khotbah Idulfitri Singgung Krisis Moral Bangsa: Negara Terkorup dengan Mayoritas Muslim