- Remaja Makassar bernama Bertrand meninggal dunia di Makassar setelah terkena tembakan Iptu N saat bermain senjata mainan.
- Polisi menyatakan insiden tersebut merupakan *accidental discharge* saat mengamankan korban yang diduga agresif.
- Iptu N telah ditetapkan sebagai tersangka dalam proses penyidikan tindak pidana umum oleh Polrestabes Makassar.
SuaraSulsel.id - Bertrand Eka Prasetyo Radiman (18) remaja di kota Makassar, Sulawesi Selatan meninggal dunia usai terkena tembakan yang dilepaskan polisi.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Toddopuli, kota Makassar, sekitar pukul 07.26 Wita.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperlihatkan pihak keluarga, Bertrand bersama sejumlah remaja lainnya terlihat berada di tengah jalan sambil bermain tembak-tembakan menggunakan senjata mainan jenis water jelly.
Aktivitas tersebut berlangsung di badan jalan dan diduga sempat memicu ketegangan.
Dalam rekaman itu, para remaja tampak bersitegang satu sama lain dan tidak menyadari kedatangan aparat.
Tak lama kemudian, sejumlah polisi termasuk Iptu N tiba di lokasi.
Melihat kehadiran petugas, para remaja langsung kocar-kacir meninggalkan tempat kejadian.
Iptu N terlihat berupaya mengamankan Bertrand.
Dalam momen tersebut, terdengar letusan yang disebut sebagai tembakan peringatan. Namun, peluru tersebut justru mengenai tubuh korban.
Baca Juga: Jangan Sampai Mudik Berantakan! Ini 5 Ceklis Wajib dari Polisi Sebelum Anda Tarik Gas
Dalam rekaman yang sama, Iptu N tampak sempat memasukkan kembali pistolnya ke dalam saku celana, kemudian menyeret dan mengamankan korban yang sudah dalam kondisi lemah.
Bertrand lalu dipapah menuju kendaraan dan dilarikan ke rumah sakit Grestelina untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan bahwa insiden tersebut merupakan ketidaksengajaan atau accidental discharge.
Menurutnya, peristiwa bermula dari laporan warga mengenai aksi sekelompok remaja yang melakukan "perang-perangan" menggunakan senjata mainan di jalan raya.
"Aksi tersebut dinilai meresahkan pengguna jalan. Ada laporan pengendara yang terganggu, bahkan ada yang terjatuh," ujar Arya Rabu, 4 Maret 2026.
Setibanya di lokasi, Iptu N disebut mendapati Bertrand diduga bersikap agresif terhadap salah satu pengendara sepeda motor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045