- Seorang perempuan mengunggah dugaan kekerasan yang dilakukan kekasihnya, pemain Timnas dan Liga 1, pada Selasa, 10 Februari 2026.
- Dugaan kekerasan fisik terjadi di Yogyakarta pada Jumat, 6 Februari 2026, dipicu pertengkaran karena isu perselingkuhan.
- Unggahan memicu spekulasi warganet mengarah pada pemain PSM Makassar karena jadwal laga tandang mereka di Yogyakarta.
SuaraSulsel.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan kekerasan oleh kekasihnya, yang disebut-sebut merupakan pemain Timnas Indonesia sekaligus berkarier di Liga 1.
Unggahan tersebut pertama kali muncul melalui akun Threads @myamoureeeee pada Selasa, 10 Februari 2026 dan dengan cepat menyebar luas.
Dalam narasinya, pemilik akun mengaku telah menjalin hubungan selama lima bulan dengan sosok yang disebutnya sebagai pemain tim nasional dan klub Liga 1.
Dalam pengakuannya, keributan bermula saat keduanya membahas rencana mengakhiri hubungan.
Perempuan tersebut menuding sang kekasih berselingkuh dengan mantan pasangannya. Persoalan itu disebut memicu pertengkaran hebat.
"Aku kemarin pacaran lima bulan sama dia. Dia bisa dibilang terkenal, pemain timnas juga pemain Liga 1 Indonesia. Kita sempat berantem karena mau putus. Penyebabnya hal yang buat aku sakit banget, dia selingkuh sama mantannya lagi," tulis akun tersebut.
Ia juga mengakui setelah kejadian itu dirinya menjadi lebih posesif karena merasa takut disakiti kembali.
Menurut pengakuannya, insiden dugaan kekerasan terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, bertepatan dengan keberangkatan sang pemain untuk laga tandang ke Yogyakarta.
Saat itu, korban mengaku ikut ke kota tersebut karena selama ini mereka tinggal bersama (live together), sementara masa sewa kosnya telah berakhir dan tidak diperpanjang.
Baca Juga: Kronologi Dugaan Kekerasan di SMAN 20 Makassar, Korban Trauma Tidak Mau Sekolah
"Di kota itu literally aku nggak punya siapa-siapa, kecuali dia," tulisnya.
Di Yogyakarta, pertengkaran kembali terjadi. Korban menuding dirinya mengalami tindakan kekerasan fisik berupa dibanting dan dicekik berulang kali hingga muntah.
Ia mengaku telah menjalani visum di rumah sakit. Namun, hasil visum disebut baru bisa dikeluarkan apabila laporan resmi telah dibuat ke pihak kepolisian.
Korban juga menyebut orang tuanya telah mencoba menghubungi terduga pelaku dan keluarganya untuk meminta klarifikasi, tetapi hingga kini belum mendapat respons.
Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi di kalangan warganet.
Banyak pengguna media sosial mencoba menebak identitas pemain yang dimaksud berdasarkan petunjuk waktu dan lokasi pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Emosi Tengah Malam, Perwira Polisi di Bulukumba Diduga Aniaya Warga
-
Tergiur Foto Profil Ganteng di Medsos, Siswi SMP di Makassar Jadi Korban Pemerkosaan
-
Gila! Napi di Gowa Kendalikan Ratusan Paket Sabu Dari Penjara
-
Ribuan PPPK Terancam Dirumahkan, Begini Tanggapan Pemprov Sulsel