Muhammad Yunus
Kamis, 12 Februari 2026 | 12:09 WIB
Seorang perempuan mengaku jadi korban penganiayaan kekasihnya. Terduga pelaku adalah pemain Timnas Indonesia sekaligus bermain di Liga 1 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Seorang perempuan mengunggah dugaan kekerasan yang dilakukan kekasihnya, pemain Timnas dan Liga 1, pada Selasa, 10 Februari 2026.
  • Dugaan kekerasan fisik terjadi di Yogyakarta pada Jumat, 6 Februari 2026, dipicu pertengkaran karena isu perselingkuhan.
  • Unggahan memicu spekulasi warganet mengarah pada pemain PSM Makassar karena jadwal laga tandang mereka di Yogyakarta.

SuaraSulsel.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban dugaan kekerasan oleh kekasihnya, yang disebut-sebut merupakan pemain Timnas Indonesia sekaligus berkarier di Liga 1.

Unggahan tersebut pertama kali muncul melalui akun Threads @myamoureeeee pada Selasa, 10 Februari 2026 dan dengan cepat menyebar luas.

Dalam narasinya, pemilik akun mengaku telah menjalin hubungan selama lima bulan dengan sosok yang disebutnya sebagai pemain tim nasional dan klub Liga 1.

Dalam pengakuannya, keributan bermula saat keduanya membahas rencana mengakhiri hubungan.

Perempuan tersebut menuding sang kekasih berselingkuh dengan mantan pasangannya. Persoalan itu disebut memicu pertengkaran hebat.

"Aku kemarin pacaran lima bulan sama dia. Dia bisa dibilang terkenal, pemain timnas juga pemain Liga 1 Indonesia. Kita sempat berantem karena mau putus. Penyebabnya hal yang buat aku sakit banget, dia selingkuh sama mantannya lagi," tulis akun tersebut.

Ia juga mengakui setelah kejadian itu dirinya menjadi lebih posesif karena merasa takut disakiti kembali.

Menurut pengakuannya, insiden dugaan kekerasan terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, bertepatan dengan keberangkatan sang pemain untuk laga tandang ke Yogyakarta.

Saat itu, korban mengaku ikut ke kota tersebut karena selama ini mereka tinggal bersama (live together), sementara masa sewa kosnya telah berakhir dan tidak diperpanjang.

Baca Juga: Kronologi Dugaan Kekerasan di SMAN 20 Makassar, Korban Trauma Tidak Mau Sekolah

"Di kota itu literally aku nggak punya siapa-siapa, kecuali dia," tulisnya.

Di Yogyakarta, pertengkaran kembali terjadi. Korban menuding dirinya mengalami tindakan kekerasan fisik berupa dibanting dan dicekik berulang kali hingga muntah.

Ia mengaku telah menjalani visum di rumah sakit. Namun, hasil visum disebut baru bisa dikeluarkan apabila laporan resmi telah dibuat ke pihak kepolisian.

Korban juga menyebut orang tuanya telah mencoba menghubungi terduga pelaku dan keluarganya untuk meminta klarifikasi, tetapi hingga kini belum mendapat respons.

Unggahan tersebut langsung memicu spekulasi di kalangan warganet.

Banyak pengguna media sosial mencoba menebak identitas pemain yang dimaksud berdasarkan petunjuk waktu dan lokasi pertandingan.

Load More