- Kementerian Agama akan serentak memantau hilal awal Ramadan 1447 H di 96 lokasi pada Selasa, 17 Februari 2026.
- Pemantauan hilal di Sulawesi Selatan terpusat di Observatorium Unismuh Makassar melibatkan beragam unsur lembaga dan keagamaan.
- Hasil rukyatul hilal dari daerah akan dilaporkan menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat nasional di Jakarta.
SuaraSulsel.id - Kementerian Agama Republik Indonesia akan menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi secara serentak di 96 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia, Selasa, 17 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penentuan awal Ramadan yang akan dibahas dalam sidang isbat di tingkat nasional pada hari yang sama.
Di Sulawesi Selatan, rukyatul hilal dipusatkan di Observatorium Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jalan Sultan Alauddin No. 259, Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, dan dimulai pada pukul 16.30 WITA.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, menyampaikan bahwa kegiatan rukyatul hilal di Makassar melibatkan berbagai unsur lintas lembaga dan keagamaan.
“Rukyatul hilal awal Ramadan 1447 H di Sulawesi Selatan dilaksanakan di Observatorium Unismuh Makassar dengan melibatkan Kanwil Kemenag Sulsel, Badan Hisab Rukyat (BHR) Sulsel, BMKG Makassar, MUI Sulsel, Pengadilan Agama, lembaga pemantau dari perguruan tinggi, serta unsur organisasi kemasyarakatan keagamaan,” ujarnya, Sabtu (7/2).
Menurut Ali Yafid, pelibatan berbagai pihak tersebut merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memastikan proses penetapan awal Ramadan berjalan secara transparan, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hasil rukyatul hilal dari Sulawesi Selatan selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 H yang digelar oleh Kementerian Agama RI di Jakarta.
Lebih lanjut, Kakanwil Kemenag Sulsel berharap penetapan awal Ramadan dan Idulfitri tahun ini dapat berjalan secara serentak dan tidak menimbulkan perbedaan di tengah masyarakat.
“Harapan kita bersama, awal Ramadan hingga Idulfitri nanti dapat dilaksanakan secara bersamaan oleh umat Islam di Indonesia. Namun demikian, Kementerian Agama tetap berkomitmen untuk mematuhi dan melaksanakan hasil sidang isbat yang digelar pada hari yang sama sebagai keputusan resmi pemerintah,” tegasnya.
Baca Juga: Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Malam Pintu Langit Dibuka
Hasil rukyatul hilal dari Makassar selanjutnya akan disampaikan ke pusat untuk menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 H yang digelar pada hari yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRImo Hadirkan Pestapora 2026, Ada Ragam Program Spesial untuk Pengunjung
-
Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Tarik Rp85 Juta Tiap Gerai Indomaret
-
Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu
-
Isu Aliran Rp480 Miliar di Muktamar NU, Gus Ipul Ancam Polisikan 3 Orang
-
Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang