- Putri Dakka, pengusaha dan politisi Palopo, ditetapkan tersangka Polda Sulsel atas dugaan penipuan subsidi Umrah dan iPhone senilai miliaran rupiah.
- Korban mengalami kerugian total sekitar Rp3,6 miliar dari skema pembayaran di muka untuk janji paket Umrah dan iPhone murah.
- Putri Dakka membantah penetapan tersangka, menuding informasi kepolisian sebagai hoaks, serta menduga kasus ini menjegal proses PAW DPR RI.
SuaraSulsel.id - Nama pengusaha sekaligus politisi asal Palopo, Putri Dakka, tengah menjadi sorotan hangat. Ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulsel atas dugaan kasus penipuan miliaran rupiah.
Namun, Putri tak tinggal diam dan melancarkan perlawanan sengit.
Berikut adalah 5 fakta kunci di balik kemelut kasus yang menjerat eks kader NasDem tersebut:
1. Modus "Subsidi": Umrah dan iPhone Murah
Kasus ini mencuat setelah puluhan warga melapor ke polisi. Modusnya cukup menggiurkan. Potongan harga hingga 50%.
Umrah Subsidi: Korban diminta setor Rp16 juta dengan janji berangkat dalam dua kloter. Namun, sejak 2024, janji itu tak pernah terwujud.
iPhone Murah: Lewat siaran langsung di Facebook, Putri diduga menawarkan iPhone subsidi dengan harga jauh di bawah pasaran. Skemanya sama, bayar di muka, barang tak kunjung tiba.
2. Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah
Polda Sulsel menangani beberapa laporan sekaligus terhadap Putri Dakka.
Baca Juga: Putri Dakka Bantah Jadi Tersangka, Akan Laporkan Penyidik ke Propam
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, mengungkap angka kerugian yang cukup mencengangkan dari dua laporan di Ditreskrimum
Laporan pertama Rp1,7 miliar. Laporan kedua Rp1,9 miliar.
Selain itu, masih ada laporan lain terkait tindak pidana khusus yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan di Ditreskrimsus.
3. Bantahan Keras dan Tudingan "Hoaks"
Merespons status tersangkanya, Putri Dakka bereaksi keras. Ia membantah seluruh tuduhan dan mengaku belum pernah menerima surat resmi penetapan tersangka maupun panggilan pemeriksaan dari kepolisian.
Ia bahkan menyebut rilis yang dikeluarkan Polda Sulsel mengandung informasi hoaks yang mencemarkan nama baiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
Terkini
-
Kronologi Pasien Tikam Pasien di RSUP Wahidin: Pelaku Mondar-mandir Sebelum Beraksi
-
Perusahaan Jamin Keamanan PLTSa Makassar, Ajak Warga Tamalanrea Studi Banding ke China
-
Angka Kematian Jemaah Haji Sulsel Tinggi, Gus Irfan: Ada yang Harus Dibenahi!
-
Dugaan Korupsi Proyek Perpustakaan Rp13 Miliar, Kejati Sulsel Periksa Mantan Kadisdik dan Kasek
-
Gubernur Sulsel Bantu Remaja yang Tak Bisa Menelan Sejak Usia 7 Tahun