- Nurhanisa istri korban pembunuhan di Kelurahan Duyu Palu mulai membaik usai dioperasi Rabu 29 Juli 2026.
- Kepala RS Bhayangkara Palu AKBP dr Judy Dermawan menyatakan pasien kini sadar dan dirawat intensif di ICU.
- Rumah sakit memberikan perawatan intensif serta pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma berat yang dialami korban.
SuaraSulsel.id - Otoritas Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palu mengatakan kondisi Nurhanisa, istri korban pembunuhan di Kelurahan Duyu, Kota Palu, Sulawesi Tengah mulai membaik setelah melewati fase kritis dan menjalani operasi.
"Saat ini pasien dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU," kata Kepala RS Bhayangkara Palu AKBP dr Judy Dermawan di Palu, Kamis 30 Juli 2026.
Ia menjelaskan operasi terhadap Nurhanisa sempat ditunda karena kondisi fisik pasien yang sangat lemah, setelah mengalami sejumlah luka akibat penyerangan oleh pelaku pembunuhan.
Pada penanganan awal, tim medis terlebih dahulu melakukan tindakan pertolongan guna memperbaiki kondisi pasien hingga dinilai cukup stabil menjalani tindakan operasi.
"Setelah dilakukan penanganan untuk memperbaiki kondisi pasien hingga seoptimal mungkin, operasi baru bisa dilakukan pada Rabu (29/7) oleh tim dokter RS Bhayangkara," ujarnya.
Dokter mengatakan operasi berjalan dengan baik dan pasien telah sadar setelah menjalani tindakan medis, saat ini tim medis juga masih melakukan observasi di ruang ICU guna memantau proses pemulihan pascaoperasi.
"Secara umum kondisinya baik. Dari hasil pemantauan juga semuanya normal dan tidak ada komplikasi setelah operasi," ucap Judy.
Selain pemulihan fisik, pihak RS juga melakukan pendampingan psikologis kepada Nurhanisa, mengingat peristiwa yang dialaminya berpotensi menimbulkan trauma berat.
"Setelah pemulihan fisiknya selesai, kami akan mengonsultasikan kepada psikiater. Harapannya pasien sembuh, baik secara jasmani maupun rohani, karena yang paling berat setelah kejadian ini adalah trauma," tuturnya.
Baca Juga: MUI Palu: LGBT Perilaku Bertentangan Dengan Islam
Lebih lanjut ia menjelaskan pasien mengalami banyak luka tusuk dan sabetan dari peristiwa kejahatan tersebut, namun luka-luka itu tidak mengenai organ vital.
"Nyaris terkena organ vital korban," kata dia.
Nurhanisa merupakan istri Jamil, korban pembunuhan yang terjadi di Kelurahan Duyu Kecamatan Tatanga pada Minggu (26/7) malam.
Dalam peristiwa tersebut Jamil dan anaknya yang masih berusia dua tahun meninggal dunia, sedangkan Nurhanisa selamat meski mengalami sejumlah luka dan masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Palu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Di Kepulauan Talaud, Mantri BRI Hadir Dampingi UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Dugaan Korupsi Rp46 Miliar, Kantor Sekretariat KPU Morowali Digeledah Kejaksaan
-
Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa
-
Rumah Sakit Rp161 Miliar Mulai Dibangun di Gowa, Pasien Tidak Harus ke Makassar