- Nenek Saudah di Pasaman dianiaya saat menegur penambang emas ilegal di lahan miliknya
- Korban dikeroyok, dipukul hingga pingsan, lalu dibuang ke semak-semak dan ditemukan sadar Jumat dini hari.
- Polisi menangkap tersangka IS (26), yang diduga terlibat konflik lahan, meskipun LBH menyoroti motif penolakan tambang ilegal.
Kedua matanya bengkak (bengap), serta terdapat luka jahitan di bagian bibir dan dahi akibat hantaman benda tumpul dan pengeroyokan.
5. Pelaku Telah Ditangkap
Pihak kepolisian telah menangkap seorang tersangka berinisial IS (26 tahun).
Berdasarkan keterangan polisi, pelaku masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.
Namun, terdapat perbedaan versi antara polisi dan LBH.
Polisi menyebut motifnya adalah konflik lahan kaum, sementara keluarga dan LBH menegaskan ini terkait penolakan tambang emas ilegal.
6. Temuan Alat Berat oleh LBH Padang
Direktur LBH Padang, Diki Rafiqi, menyatakan bahwa saat timnya turun ke lokasi, mereka menemukan alat berat seperti ekskavator yang teronggok di sekitar tempat kejadian.
Hal ini memperkuat dugaan adanya aktivitas tambang ilegal yang sudah berlangsung lama sejak tahun 2020.
Baca Juga: 4 Anggota Brimob Diamankan Usai Tembak Warga di Lokasi Tambang Ilegal
7. Masuk ke Ranah Bareskrim Polri
Kasus ini menarik perhatian politikus Andre Rosiade yang langsung berkoordinasi dengan Bareskrim Polri di Jakarta.
Ia mendesak agar kasus Nenek Saudah menjadi momentum untuk membongkar "gunung es" mafia tambang ilegal di Sumatera Barat yang diduga dilindungi oleh pihak-pihak berpengaruh (bekingan).
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Tika Bravani dan Teuku Rifnu Wikana Bintangi Film Akal Imitasi, Angkat Realita Kecerdasan Buatan
-
Nongkrong di Warkop, Napi Korupsi Asal Sultra Langsung "Dibuang" ke Nusakambangan
-
KALLA Respons Rencana Aksi di Makassar: Dukungan Jangan Lewat Unjuk Rasa
-
Peringatan Keras Rektor Unhas Bagi 1.128 Pengawas UTBK: Sanksi Tanpa Toleransi
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia