- Banjir bandang di Pulau Siau, Sitaro, Sulawesi Utara, pada Senin (5/1) menyebabkan 17 orang meninggal dunia.
- Hingga Kamis (8/1), dua korban bernama Andris dan Leonel Pianaung masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
- Basarnas Sulut menyediakan akses internet gratis menggunakan Starlink untuk mendukung operasi SAR serta komunikasi warga terdampak.
SuaraSulsel.id - Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang yang menerjang beberapa desa dan kelurahan di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara mencapai 17 orang, di mana dua warga masih dinyatakan hilang.
"Korban meninggal 17 orang, sementara dalam pencarian sebanyak dua orang. Untuk korban meninggal awalnya ada 15 orang, kemudian bertambah satu yang meninggal karena sakit di pengungsian dan satu lainnya yang baru ditemukan," kata Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng di Manado, Kamis (8/1).
Nuriadin mengatakan, hingga saat ini dua korban masih dalam pencarian, masing-masing atas nama Andris Pianaung dan Leonel Pianaung, keduanya laki-laki.
Dia mengatakan, pada Rabu (7/1) pukul 11.40 WITA tim SAR gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Clayton Azriel Tatambihe. Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Pencarian dilanjutkan hingga siang hari, namun tim terkendala hujan yang disertai angin kencang, khususnya di wilayah Desa Bahu Sondang.
Hingga pukul 18.00 WITA, tanda-tanda keberadaan kedua korban belum ada, sehingga operasi pencarian dihentikan sementara.
"Pencarian direncanakan akan dilanjutkan kembali pada hari ini mulai pukul 08.00 WITA," ujarnya.
Operasi SAR tersebut mengerahkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Sulawesi Utara, Kodam XIII/Merdeka, Polda Sulut, BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, Polres Sitaro, Kodim Sangihe, Koramil Sitaro, Pos AL Siau, serta pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
Nuriadin menegaskan komitmen Basarnas untuk terus melakukan pencarian secara maksimal untuk menemukan seluruh korban dan membantu masyarakat terdampak bencana.
Baca Juga: 3.377 Gempa Guncang Sulawesi Utara Sepanjang 2025: Ini Lokasi Paling Rawan!
Sebelumnya, pada Senin (5/1) dini hari banjir bandang menerjang beberapa desa dan kelurahan di Pulau Siau, akibat hujan dengan intensitas deras selama kurang lebih lima jam.
Akses Internet
Basarnas Sulawesi Utara membagikan akses internet gratis kepada masyarakat terdampak bencana di Kampung/Desa Laghaeng, Kabupaten Kepulauan Siau -Tagulandang-Biaro (Sitaro) melalui perangkat Starlink.
"Layanan internet tersebut awalnya disiapkan untuk mendukung pelaporan dan publikasi Operasi SAR, namun juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar yang mengalami gangguan jaringan komunikasi," kata Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng di Manado.
Akses internet gratis tersebut, kata dia, memudahkan warga menginformasikan kondisi terkini kepada keluarga dan kerabat di luar daerah.
"Ketersediaan akses internet ini ikut membantu masyarakat berkomunikasi," ujar Nuriadin.
Kehadiran internet gratis tersebut disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat karena sangat membantu di tengah keterbatasan jaringan pascabencana.
“Internet ini kami gunakan tidak hanya untuk kebutuhan operasi SAR, tetapi juga untuk membantu masyarakat agar tetap bisa berkomunikasi dengan keluarga dan menyampaikan informasi situasi di wilayah terdampak,” ujar Rahmatillah, anggota Basarnas Sulawesi Utara bagian komunikasi.
Basarnas Sulut berharap upaya ini dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung kelancaran koordinasi dan penanganan darurat di wilayah terdampak bencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu
-
Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar