Muhammad Yunus
Kamis, 08 Januari 2026 | 13:06 WIB
Penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi untuk Bakal Calon Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030, Senin (13/10) [Suara.com/Unhas]
Baca 10 detik
  • Pemilihan Rektor Unhas periode 2026-2030 diundur dari 12 Januari menjadi 14 Januari 2026.
  • Lokasi pemilihan tetap dilaksanakan di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Gambir.
  • Perubahan jadwal menyesuaikan dinamika agenda anggota Majelis Wali Amanat (MWA) eksternal.

SuaraSulsel.id - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kantor Sekretariat Rektor Universitas Hasanuddin Ishaq Rahman mengatakan pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2026-2030 mengalami penyesuaian jadwal.

Sebelumnya Panitia Pemilihan Rektor (PPR) Unhas mengagendakan akan digelar pada Senin, 12 Januari 2026.

Kini jadwal bergeser menjadi Rabu, 14 Januari 2026. Lokasi pemilihan tidak berubah, yaitu di Kampus Unhas Jakarta, yang berlokasi di Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Keputusan perubahan jadwal ini diambil oleh PPR Unhas setelah mempertimbangkan perkembangan situasi terkini.

Terutama yang berkaitan dengan dinamika jadwal dan agenda anggota Majelis Wali Amanat (MWA) dari eksternal Unhas.

PPR Unhas juga telah menerima arahan terbaru dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) melalui Ketua MWA.

Sebagaimana diketahui, anggota MWA Unhas yang mempunyai hak suara dalam pemilihan rektor berasal dari internal dan eksternal kampus.

Dari eksternal Unhas, terdapat beberapa figur pejabat tinggi (yang menjadi anggota MWA secara ex-officio atau karena jabatannya) dan tiga orang tokoh masyarakat.

Para pejabat tinggi yang menjadi anggota MWA Unhas adalah Menteri Dikti Saintek (Prof. Brian Yuliarto). Juga ada Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman (menjadi anggota MWA dalam kapasitas sebagai Ketua Umum PP IKA Unhas).

Baca Juga: Ini Daftar Tokoh Penentu Rektor Unhas Periode 2026-2030

Anggota MWA dari eksternal kampus juga diisi oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Andi Sudirman Sulaiman), serta tiga orang tokoh masyarakat, yakni Tony Wenas (CEO Freeport Indonesia), M. Arsyad Rasjid (Pengusaha), dan Prof. Sangkut Marzuki (ilmuwan).

Dengan penyesuaian jadwal ini, PPR berharap Rapat Terbuka Luar Biasa MWA Dalam Rangka Pemilihan Rektor Unhas Periode 2026-2030 dapat dihadiri oleh seluruh anggota MWA yang memiliki hak suara.

Load More