Muhammad Yunus
Senin, 23 Februari 2026 | 16:20 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Baca 10 detik
  • Bripda Dirja Pratama meninggal dunia di Makassar pada 22 Februari 2026 setelah sempat dirawat intensif.
  • Kapolda Sulawesi Selatan memastikan peristiwa tersebut merupakan kasus penganiayaan yang terjadi di Asrama Ditsamapta.
  • Pihak kepolisian resmi menetapkan senior berinisial P sebagai tersangka dan memeriksa enam personel kepolisian lainnya.

SuaraSulsel.id - Kematian Bripda Dirja Pratama (19 tahun) mengguncang publik Sulawesi Selatan.

Polisi muda yang baru sekitar setahun berdinas itu meninggal dunia di Makassar, Minggu, 22 Februari 2026. Berikut rangkuman fakta-fakta yang terungkap sejauh ini:

1. Personel Samapta Polda Sulsel

Bripda Dirja merupakan anggota Samapta di Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

Ia diketahui sebagai lulusan pendidikan Bintara Polri tahun 2025.

2. Baru Setahun Berdinas

Dirja tergolong bintara muda dan saat ini bertugas di wilayah hukum Polres Pinrang.

3. Meninggal di Makassar

Ia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 22 Februari 2026, setelah sempat mendapatkan perawatan medis intensif.

Baca Juga: Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka

4. Sempat Dirawat di RSUD Daya

Korban awalnya dibawa ke RSUD Daya Makassar dalam kondisi tak berdaya sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

5. Dipindahkan ke RS Bhayangkara untuk Autopsi

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar guna menjalani visum dan autopsi forensik.

6. Awalnya Disebut Benturkan Kepala Sendiri

Informasi awal menyebut korban meninggal akibat membentur-benturkan kepala ke tembok.

Load More