- Tim Resmob Polda Sulsel menangkap AP (27) pada 3 Januari 2026 malam terkait perampokan sopir taksi online.
- Pelaku merampas ponsel korban setelah menganiaya di Jalan Baji Ateka pada 24 November 2025.
- Satu pelaku lain masih diburu, sementara ponsel curian telah dijual dan uangnya digunakan untuk narkoba.
Dalam kondisi terluka, korban berusaha untuk melarikan diri dan meminta pertolongan. Sementara pelaku diketahui kabur.
"Setelah korban dianiaya pelaku kemudian merampas handphone milik korban dan langsung melarikan diri," jelasnya.
Korban kemudian segera melaporkan peristiwa yang dialaminya ke pihak kepolisian.
Berbekal laporan korban, rekaman CCTV, serta hasil penyelidikan intensif, tim Resmob Polda Sulsel berhasil mengidentifikasi para pelaku.
"Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, dan melakukan penyelidikan," kata Dendi.
Hasil penyelidikan mengarah pada AP sebagai salah satu pelaku.
Polisi kemudian mendapatkan informasi keberadaan AP yang sedang nongkrong di salah satu lokasi di Jalan Ance Daeng Ngoyo, Kecamatan Panakkukang.
"Kami dapatkan tadi malam terduga pelaku ini sedang nongkrong. Dari dua pelaku, satu sudah kami amankan, sementara satu lainnya masih dalam proses pengejaran," jelas Dendi.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone.
Baca Juga: Kejam! Pekerja di Makassar Disekap dan Diperkosa, Istri Ikut Merekam Aksi Bejat Suami
Namun dari hasil pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa handphone milik korban telah lebih dulu dijual oleh pelaku.
"HP barang bukti itu sudah dijual dan saat ini berada di Timika, Papua Tengah," ungkap Dendi.
Lebih jauh, Dendi mengungkapkan uang hasil penjualan handphone korban digunakan oleh pelaku untuk berpesta minuman keras dan narkoba.
"Hasil penjualannya dipakai untuk berpesta miras dan juga narkoba," bebernya.
Saat ini, tersangka AP telah diserahkan ke Polsek Mamajang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi juga terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang identitasnya telah dikantongi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Jadwal Puasa Arafah 2026: Jangan Lewatkan Waktu Mustajab Berdoa, Dosa 2 Tahun Dihapus
-
Tinjau Proyek Rp430 Miliar di Hertasning, Gubernur Sulsel Pastikan Banjir Teratasi
-
Alami Cedera Kaki dan Asma, Dua Pendaki di Gunung Bulubaria Dievakuasi Malam Hari
-
Ratusan Personil Turun Tertibkan Pasar Tumpah yang Sudah Beroperasi 20 Tahun di Makassar
-
Razia WNA, Aparat Gabungan Sangihe Kepung Area Tambang Bowone