Muhammad Yunus
Kamis, 09 Juli 2026 | 11:54 WIB
Ilustrasi gempa (Unsplash)
Baca 10 detik
  • BMKG mendeteksi gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 di perairan selatan Polewali Mandar pada Kamis, 9 Juli 2026.
  • Pusat gempa dangkal berkedalaman 13 kilometer tersebut memicu guncangan nyata dengan skala intensitas III-IV MMI di wilayah sekitar.
  • Masyarakat di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan diminta waspada terhadap potensi terjadinya gempa bumi susulan setelah kejadian tersebut.

SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi getaran gempa bumi yang mengguncang dan berpusat dari wilayah laut dangkal di selatan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis pagi.

Berdasarkan data yang diekspose laman resmi BMKG di Jakarta, Kamis 9 Juli 2026, getaran gempa bumi tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 09.09 WITA, dengan parameter sementara berkekuatan magnitudo 4,7.

Hasil analisis dari BMKG menunjukkan bahwa episenter atau pusat gempa bumi tersebut berada di laut, berjarak 50 kilometer ke arah selatan dari Polewali Mandar.

Selain itu juga mencatat hiposenter atau pusat kedalaman gempa berada pada kedalaman 13 kilometer di bawah permukaan laut.

BMKG mengonfirmasi bahwa karakteristik gempa yang dangkal ini menyebabkan guncangan dirasakan cukup nyata di sejumlah daerah di wilayah Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Berdasarkan data pemetaan dampak gempa ini dirasakan pada skala intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity) oleh masyarakat di Kabupaten Majene, Polewali Mandar, hingga Kota Parepare.

Selain itu rambatan getaran dengan intensitas II-III MMI juga dilaporkan meluas hingga ke wilayah Kabupaten Sidrap, Mamuju, Pangkep, Gowa, dan Kota Makassar.

BMKG melaporkan informasi parameter gempa ini sengaja diteruskan pada masyarakat luas agar tetap meningkatkan kewaspadaan serta berhati-hati terhadap potensi adanya gemba bumi susulan yang mungkin terjadi.

Baca Juga: Daftar Daerah di Sulawesi Utara Berpotensi Cuaca Ekstrem Hingga 12 Juli 2026

Load More