- Seorang pelaku rudapaksa tewas diamuk massa di Gowa pada Desember 2025 setelah melakukan kekerasan brutal.
- Dua guru di Luwu Utara dipecat dan dipenjara, namun kemudian direhabilitasi melalui Keputusan Presiden.
- Seorang anak bernama Bilqis ditemukan selamat di Jambi setelah diculik dan dijual sindikat perdagangan anak secara daring.
SuaraSulsel.id - Tahun 2025 telah berlalu meninggalkan banyak cerita yang tak hanya ramai di media sosial, tetapi juga membekas di ingatan publik di Sulawesi Selatan.
Dari tragedi kemanusiaan, asmara, kisah keadilan yang tertunda, hingga potret getir kehidupan warga kecil.
Berikut rangkuman peristiwa viral yang menyita perhatian sepanjang 2025 di Sulawesi Selatan:
1. Pelaku Rudapaksa Dipenggal dan Alat Kelamin Dipotong
Desember 2025, publik diguncang video kekerasan brutal di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa.
Seorang pria berinisial A (47) tewas diamuk massa setelah dituding memperkosa dan menganiaya seorang perempuan penyandang disabilitas.
Amarah warga yang tak terbendung berujung aksi main hakim sendiri. Jasad korban diseret keliling kampung menggunakan motor, kepalanya dipenggal, bahkan alat kelaminnya dipotong.
Video kejadian menyebar luas dan memicu beragam reaksi. Ada yang mengecam, ada juga yang mendukung aksi warga.
2. Dua Guru di Luwu Utara Dipecat
Baca Juga: Respons Warga Makassar soal Registrasi Kartu SIM Wajib Verifikasi Wajah di 2026
Rasnal dan Abdul Muis, dua guru di Luwu Utara itu divonis penjara karena memungut Rp20 ribu dari orang tua murid untuk membantu honor guru tidak tetap.
Padahal uang itu dikumpulkan secara sukarela dan digunakan untuk kepentingan sekolah.
Publik terhenyak ketika Mahkamah Agung menjatuhkan vonis satu tahun penjara dan pemecatan ASN pada 2025, meski sebelumnya mereka sempat dinyatakan tidak bersalah.
Gelombang empati masyarakat akhirnya mendorong Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Keputusan Presiden untuk merehabilitasi nama dan status keduanya.
3. Bilqis Diculik dan Dijual ke Suku Anak Dalam
Makassar diliputi kecemasan saat Bilqis (4) dinyatakan hilang di Taman Pakui Sayang pada November 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mau Tambah Daya Listrik Rumah? PLN Beri Diskon 50% Spesial Kemerdekaan, Cuma Sampai Tanggal Ini
-
Kebijakan Baru Pemkot Makassar Bikin Pusing Pemulung dan Pengangkut Sampah
-
Naik Hercules TNI AU, 30 Ton Bantuan Pemprov Sulsel Meluncur ke Titik Gempa NTT
-
Kado Kemerdekaan, Gubernur Sultra Turunkan Pajak Kendaraan Lama hingga 23 Persen
-
Tanggap Gempa NTT, BRI Peduli Hadirkan 3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum