- Dinas Kesehatan Sulbar mengimbau masyarakat waspada flu babi (Tipe A), infeksi akut paru-paru yang gejalanya lebih berat dari flu biasa.
- Pencegahan utama penularan flu babi ditekankan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) oleh seluruh warga.
- Dinkes Sulbar telah memperkuat layanan pemeriksaan ILI dan SARI di Puskesmas sebagai strategi deteksi dini flu tipe baru.
SuaraSulsel.id - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan penyakit flu babi atau flu Tipe A di daerah itu.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, waspada dan proaktif menjaga kesehatan keluarga menyusul berkembangnya isu mengenai flu babi atau flu Tipe A," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dr Nursyamsi Rahim di Mamuju, Kamis (27/11).
Flu babi, kata dia, merupakan infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru (alveoli) serta dapat mengenai salah satu atau lebih bagian saluran napas, mulai dari hidung hingga alveoli beserta organ adneksanya seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura.
"Berbeda dengan flu musiman yang umum terjadi di wilayah tropis, virus tipe ini cenderung tidak berdiri sendiri dan dapat menyebabkan gejala yang lebih berat apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat," katanya
Untuk mencegah penularan penyakit tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar mengingatkan masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan utama.
Upaya tersebut, antara lain dengan memberikan ASI eksklusif dan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang memadai untuk meningkatkan imunitas anak, menghindari lingkungan berpolusi seperti paparan asap rokok, dapur berbahan bakar kayu maupun asap kendaraan.
Selain itu, selalu mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum memberi makan atau menyusui anak.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap, karena imunisasi berperan penting dalam menekan risiko infeksi saluran pernapasan.
Nursyamsi menyampaikan bahwa melalui program Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan respons penanganan kasus influenza di seluruh kabupaten di Sulbar.
Baca Juga: Rp1 Triliun Lebih Biaya Bendungan Budong-budong: Apa Manfaatnya untuk Masyarakat Sulbar?
Salah satu upaya tersebut, kata dia, penguatan layanan pemeriksaan ILI (Influenza-Like Illness) di Puskesmas Tampa Padang Mamuju dan layanan pemeriksaan SARI (Severe Acute Respiratory Infection) pada laboratorium yang telah mendapatkan pelatihan khusus.
Langkah itu, kata dia, menjadi bagian penting dalam deteksi dini, pemantauan serta pencegahan masuknya flu tipe baru, termasuk flu Tipe A, di wilayah Sulbar.
"Melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan dan masyarakat, diharapkan kasus flu dapat ditekan dan kesehatan masyarakat Sulbar tetap terjaga guna terwujudnya sumber daya manusia unggul dan berkarakter," kata Nursyamsi.
Program ISPA Dinas Kesehatan berfokus pada pencegahan dan pengendalian, terutama penyakit pneumonia pada balita, dengan kegiatan utama meliputi peningkatan pelayanan kesehatan melalui deteksi dini dan penatalaksanaan yang standar, serta penguatan koordinasi antar-fasilitas kesehatan.
Program ini melibatkan edukasi, pencatatan dan pelaporan data yang akurat, serta penyediaan pengobatan yang memadai untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat ISPA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya
-
PSM Makassar Belanja Besar-Besaran, 10 Pemain Asing Sudah Dikunci
-
Kapolri Ganti Kapolres Barru, Tana Toraja, Hingga Luwu Timur
-
Pemadaman Listrik Bergilir 2 Jam Sehari di Sulsel
-
Kinerja Makin Solid, BRI Raih Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026