- Polda Sulsel akan segera menetapkan satu tersangka tambahan dalam kasus perdagangan anak yang melibatkan penculikan Balqis dari Makassar hingga Jambi.
- Hingga kini empat tersangka utama telah ditetapkan, terlibat dalam peran berbeda mulai dari penculikan oleh SY hingga jaringan jual beli antar wilayah.
- Pelaku utama, SY, juga menjual tiga anak kandungnya sendiri seharga total Rp300 ribu kepada pihak tidak dikenal di Makassar tahun 2022-2023.
Pada Agustus-September 2025 saja, MA tercatat melakukan sedikitnya tujuh transaksi dengan membeli bayi dari ibu kandung seharga Rp16-22 juta, lalu menjualnya kembali ke kelompok tertentu di Jambi seharga Rp26-28 juta.
Adapun AS bertindak sebagai penerima bayi atau balita dari jaringan L di Jambi sebelum kembali menyalurkannya. AS sendiri diduga telah menjual sedikitnya sembilan anak.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto menjelaskan SY menikah dengan seorang pria berinisial OD pada 2016 dan memiliki lima anak.
Namun, rumah tangganya tidak bertahan, dan OD kini tinggal terpisah di Papua.
Dalam kondisi miskin dan tanpa dukungan suami, SY diduga menyerahkan tiga anaknya kepada orang tak dikenal di kawasan Jalan Malengkeri, Makassar.
Ketiga anak itu memiliki inisial RT, RJ, dan P.
"Hanya menerima uang Rp300 ribu," kata Didik.
Dua anak yang tersisa, FB dan FS, kini berada dalam perlindungan DP3A Makassar dan menjalani pendampingan psikologis.
Keberadaan tiga anak SY yang hilang pertama kali terungkap dari pengakuan kakak korban, yang kini ditampung DP3A Makassar.
Baca Juga: 7 Polisi Ini Dapat Penghargaan Gubernur Sulsel Karena Mengungkap Penculikan Bilqis
Anak tersebut mengatakan kepada petugas bahwa tiga adiknya telah dijual ibunya.
Kepala DP3A Makassar, Ita Isdiana Anwar membenarkan informasi tersebut.
"Si kakak bilang tiga adiknya sudah dijual oleh ibunya. Semua informasinya dari anaknya sendiri," ujar Ita.
DP3A menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada polisi. Dua anak itu dititipkan ke rumah aman karena ibunya kini berada dalam tahanan.
Dugaan lain yang membuat publik terkejut adalah bahwa dua anak SY digunakan untuk memancing Balqis agar mau ikut bersama mereka pada hari kejadian.
Konselor Hukum UPTD PPA Makassar, Sitti Aisyah menyebut kedua anak itu adalah sosok anak-anak yang terekam CCTV di Taman Pakui Sayang, Minggu, 2 November 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Hari Pertama Sekolah: Siswa Nangis, Mengantuk Hingga Usil Ganggu Teman
-
Wajah Baru Stadion Sudiang Mulai Menjulang, Intip Progres Megaproyek Rp674 Miliar
-
Siap Rebut Kursi Ketua Golkar Sulsel, IAS Bawa Pasukan Besar ke Kantor DPD I
-
Revitalisasi Benteng Rotterdam Segera Dikaji Kementerian Kebudayaan
-
Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI