- Mahasiswa angkatan 2025 Program Studi Sastra Jepang, meninggal dunia setelah dirawat empat hari di rumah sakit
- Unhas bantah korban meninggal karena pengkaderan
- Dokter berencana melakukan operasi, namun kondisi korban menurun dan saturasi oksigen tidak stabil
SuaraSulsel.id - Beredar luas di sejumlah grup WhatsApp dan media daring kabar yang menyebut seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin (Unhas) meninggal dunia usai mengikuti kegiatan pengkaderan.
Namun, pihak kampus menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.
Hasil penelusuran Unhas, mahasiswa bernama Muhammad Hafizh Gobel, angkatan 2025 Program Studi Sastra Jepang, meninggal dunia setelah dirawat empat hari di rumah sakit.
Akibat kecelakaan lalu lintas di sekitar kawasan kampus Unhas Tamalanrea, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Kepala Bidang Humas Unhas, Ishaq Rahman, membenarkan kabar duka tersebut.
“Iya, betul. Kemarin meninggal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (31/10/2025).
Menurut Ishaq, kecelakaan terjadi pada Minggu pagi, 26 Oktober 2025, di sekitar Pintu 0 Kampus Unhas, area yang dikenal cukup sempit dan ramai kendaraan.
Saat itu, Hafizh yang mengendarai sepeda motor bertabrakan dengan mobil yang hendak keluar dari kawasan tersebut.
Baca Juga: Ini Alasan Unhas Ganti Bahlil Lahadalia Sebagai MWA
“Almarhum mengalami patah tulang di bagian kaki dan langsung dilarikan ke RS Wahidin Sudirohusodo,” jelas Ishaq.
Dokter berencana melakukan operasi keesokan harinya, namun kondisi Hafizh menurun dan saturasi oksigennya tidak stabil.
Dari pemeriksaan lebih lanjut, diketahui almarhum memiliki penyakit bawaan di paru-paru yang baru terdeteksi saat dirawat.
“Ada cairan yang menumpuk di paru-parunya, dan itu baru diketahui setelah pemeriksaan medis,” tambah Ishaq.
Selama empat hari menjalani perawatan intensif, kondisi Hafizh sempat naik-turun hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Kamis (30/10/2025) pukul 15.00 Wita.
Unhas menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian Hafizh dan meminta publik untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Belanja Makin Hemat, Dapatkan Diskon 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Ahmad Ali: Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029 Dimulai dari Sulteng
-
KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
-
Stadion Sudiang Makassar Disegel, Pembangunan Tribun Selatan Lumpuh!
-
29 ASN Kemensos di Sulsel Masuk Daftar PPATK Terindikasi Judi Online