- Semangat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah kembali menguat
- Bone, daerah dengan potensi besar yang kini bersiap membuka lembaran baru bersama kampus merah
- Unhas siap memperluas kehadirannya di berbagai daerah
SuaraSulsel.id - Semangat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah kembali menguat.
Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Pemerintah Kabupaten Bone resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU).
Tentang pengembangan tridarma perguruan tinggi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Senin (20/10), di Gedung Rektorat Unhas Tamalanrea, Makassar.
Langkah ini menjadi sinyal optimisme baru bagi masa depan Bone—daerah dengan potensi besar yang kini bersiap membuka lembaran baru bersama kampus merah, Universitas Hasanuddin.
Bukan Sekadar Seremonial
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa (Prof. JJ), menegaskan bahwa kerja sama ini tidak boleh berhenti di atas kertas.
Menurutnya, kesepakatan ini harus melahirkan langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial. Harus ada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat. Unhas hadir untuk memperkuat potensi daerah dan menjadi kebanggaan Sulawesi Selatan,” ujar Prof. JJ.
Ia juga menambahkan bahwa Unhas siap memperluas kehadirannya di berbagai daerah, termasuk melalui rencana pendirian kampus Unhas di Bone.
Baca Juga: Kakek Buta Lumpuh Merangkak Jaga Cucu yang Sakit, Warganet Menangis!
Kehadiran kampus ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi promosi daerah.
Sekaligus penggerak utama dalam pengembangan sektor-sektor strategis seperti pertanian, kelautan, hingga ekonomi kreatif.
“Kampus Unhas di Bone bukan hanya simbol kehadiran akademik, tapi jembatan antara ilmu pengetahuan dan kemajuan daerah,” tambahnya penuh keyakinan.
Bone Sambut dengan Antusias
Sementara itu, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyambut hangat kolaborasi ini.
Ia menilai, Unhas adalah mitra strategis yang selama ini telah banyak berperan dalam pengembangan SDM dan riset terapan di Sulawesi Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Ingin Masuk Unhas Jalur Ketua OSIS? Pahami Syarat, Penilaian, dan Aturannya
-
Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Pramugari Atas Nama Florencia Lolita
-
Korban Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi Menggunakan Helikopter
-
[CEK FAKTA] Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Bergerak Ribuan Langkah Setelah Kecelakaan?
-
Korban Pertama Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Puncak Gunung