- Mahasiswa angkatan 2025 Program Studi Sastra Jepang, meninggal dunia setelah dirawat empat hari di rumah sakit
- Unhas bantah korban meninggal karena pengkaderan
- Dokter berencana melakukan operasi, namun kondisi korban menurun dan saturasi oksigen tidak stabil
“Pihak keluarga sudah menjelaskan bahwa almarhum tidak mengikuti kegiatan pengkaderan. Kami tegaskan, Unhas sudah tidak lagi menolerir kegiatan orientasi atau ospek dalam bentuk apa pun,” tegas Ishaq.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Pattalassang, Kabupaten Gowa.
Sebagai penutup, Ishaq mengimbau seluruh mahasiswa untuk berhati-hati saat berkendara, khususnya di kawasan kampus yang padat.
“Keselamatan mahasiswa adalah prioritas kami. Universitas akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi titik-titik rawan di sekitar kampus,” ucapnya.
Dengan demikian, klaim bahwa mahasiswa Sastra Jepang Unhas meninggal karena pengkaderan adalah hoaks. Penyebab kematian sebenarnya adalah kecelakaan lalu lintas dan komplikasi penyakit bawaan.
Kesimpulan: HOAKS
Mahasiswa Unhas tidak meninggal karena pengkaderan, melainkan akibat kecelakaan lalu lintas dan penyakit bawaan paru-paru.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Ini Alasan Unhas Ganti Bahlil Lahadalia Sebagai MWA
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II