- Prof Wini Trilaksani menciptakan inovasi bernama “Vita Docosa”
- Produk ini dirancang untuk membantu pemenuhan gizi, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak
- Inovasi ini berawal dari keprihatinannya terhadap tingginya impor Omega-3 di Indonesia
Kandungannya pun lengkap: Omega-3 (EPA dan DHA), virgin coconut oil, minyak ikan, serta vitamin E. Cukup dengan dua kapsul per hari, kebutuhan DHA harian sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) dapat terpenuhi.
Tak hanya untuk anak-anak, suplemen ini juga bermanfaat bagi semua kalangan—terutama mereka yang ingin menjaga fungsi otak, kesehatan jantung, retina mata, hingga daya ingat.
Lebih jauh, Prof Wini menegaskan bahwa stunting bukan sekadar soal tinggi badan anak, melainkan juga berhubungan dengan perkembangan kognitif.
“Anak-anak yang kekurangan DHA cenderung memiliki kemampuan berpikir yang lebih rendah. Ini yang harus kita antisipasi sejak dini,” ujarnya.
Melalui Vita Docosa, Prof Wini berharap masyarakat bisa mendapatkan alternatif sumber gizi yang terjangkau, alami, dan bernilai lokal.
“Indonesia memiliki laut yang luas dengan hasil perikanan melimpah. Sudah seharusnya kita bisa memanfaatkannya untuk kesehatan dan kecerdasan generasi bangsa,” pungkasnya.
Dengan inovasi ini, IPB University sekali lagi membuktikan bahwa riset tak hanya berhenti di laboratorium, tapi juga bisa menghadirkan solusi nyata untuk masa depan gizi bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Komnas HAM Desak Polda Sulteng Selidiki Perusak Megalit 1000 Tahun
-
Tradisi Malam Qunut di Gorontalo: Pisang dan Kacang Jadi Rezeki Nomplok Pedagang
-
Puluhan Penyandang Tuli di Gorontalo Khatam Al-Quran Lewat Bahasa Isyarat
-
Megalit 1.000 Tahun Kandidat Warisan Budaya UNESCO Dirusak Penambang Ilegal
-
Kemenag Sultra Imbau Warga Tunda Umrah