- Sang bocah berhasil diselamatkan oleh pengamen dan pemilik perahu hias
- Hingga larut malam, area ini tetap didatangi pengunjung untuk bersantai
- Anak-anak tetap berpotensi terjatuh jika tidak diawasi ketat
SuaraSulsel.id - Seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun nyaris kehilangan nyawa setelah terjatuh ke laut di kawasan wisata Pantai Losari, Kota Makassar. Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 2 Oktober 2025 malam.
Kejadian yang sempat membuat panik pengunjung itu terjadi sekitar pukul 23.00 Wita. Tepat di depan Anjungan Mandar.
Camat Ujung Pandang, Andi Husni membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengatakan sang bocah berhasil diselamatkan oleh pengamen dan pemilik perahu hias.
"Iya, Alhamdulillah, anaknya berhasil diselamatkan oleh warga yang punya perahu bebek-bebek dan katanya pengamen," kata Husni saat dikonfirmasi, Jumat, 3 Oktober 2025.
Dalam sebuah video amatir yang beredar di media sosial, terlihat suasana panik saat bocah tersebut sudah hampir tenggelam.
Tubuh mungilnya berusaha mengapung, sementara orang-orang di sekitar berteriak meminta pertolongan.
Beruntung, seorang pria yang sedang melintas dengan perahu hias langsung melompat ke laut dan mengangkat korban ke atas perahu. Beberapa pengamen juga berusaha untuk membantu.
Tindakan cepat itu disambut lega pengunjung lain yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Baca Juga: Kota Makassar Masuk Daftar Prioritas Pembangunan PSEL Pemerintah Pusat
Bocah itu kemudian dibawa ke tepi anjungan untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.
"Kalau tidak ada yang sigap, mungkin keadaannya bisa lebih buruk. Syukurlah masih ada warga yang peduli dan berani terjun langsung," ujar Husni.
Meski sudah dipastikan selamat, identitas pasti bocah tersebut masih belum diketahui.
Husni menyebut pihaknya belum dapat memastikan apakah sang bocah datang sebagai pengunjung bersama keluarganya atau memang anak dari warga yang beraktivitas di sekitar Pantai Losari.
"Ini yang kami masih cari tahu. Apakah pengunjung atau orang tuanya memang punya usaha di Losari," jelasnya.
Pantai Losari memang menjadi salah satu ikon wisata Kota Makassar yang ramai dikunjungi warga maupun wisatawan. Bahkan hingga larut malam, area ini tetap didatangi pengunjung untuk bersantai.
Namun, kondisi itu sering kali menyulitkan pengawasan. Terutama terhadap anak-anak kecil.
Kata Husni, kawasan anjungan Pantai Losari sebenarnya sudah memiliki pembatas. Namun tinggi pembatas yang relatif pendek membuat anak-anak tetap berpotensi terjatuh jika tidak diawasi ketat.
"Pembatasnya memang cukup pendek. Sebenarnya di sana ada Satpol PP yang siaga, tapi tentu tidak bisa menjangkau semua area, apalagi di jam begitu sudah cenderung sepi," jelasnya.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian serius pihak kecamatan. Husni mengaku akan segera berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pantai Losari untuk meningkatkan langkah-langkah pengamanan.
"Nanti kami koordinasi lagi dengan UPT Pantai Losari agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ucapnya.
Selain pembatas dan patroli petugas, Husni menekankan pentingnya pengawasan orang tua. Menurutnya, anak usia tiga tahun termasuk dalam kategori toddler yang cenderung aktif dan memiliki rasa ingin tahu tinggi.
Situasi ini membuat mereka lebih mudah bergerak ke arah berbahaya jika tidak diawasi dengan seksama.
"Yang utama adalah pengawasan dari orang tua, apalagi untuk anak usia toddler seperti itu yang lagi aktif-aktifnya," kata Husni.
Ia menambahkan, kesadaran orang tua sangat penting, terutama di area wisata terbuka seperti Pantai Losari yang berbatasan langsung dengan laut.
"Tidak bisa hanya mengandalkan petugas, orang tua harus lebih waspada," tambahnya.
Kasus bocah jatuh ke laut ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan anak saat berada di ruang publik.
Apalagi Pantai Losari bukan kali pertama menjadi lokasi insiden pengunjung yang terjatuh ke laut.
Beberapa tahun terakhir, kejadian serupa beberapa kali terjadi, meski sebagian besar berakhir dengan penyelamatan.
Namun kondisi ini tetap menjadi catatan bagi pemerintah kota dan masyarakat.
Saat ini, bocah yang terjatuh ke laut tersebut dilaporkan dalam kondisi selamat meski sempat mengalami syok.
Warga sekitar dan pihak kecamatan berharap kejadian serupa tidak terulang, serta mendorong pengawasan lebih ketat dari orang tua maupun pengelola kawasan wisata Pantai Losari.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Manusia Zaman Es di Sulawesi Konsumsi Buah Pinang Sejak Ribuan Tahun Silam, Lebih Tua dari Ganja
-
Survei: 73,8 Persen Ojol Gabung Karena Tidak Punya Pilihan Lain
-
Kepala BGN dan Gubernur Sulsel Resmikan SPPG Wilayah 3T di Takalar
-
250 Pengemudi Ojol di Makassar Dapat BBM Gratis
-
Mendagri Punya Waktu 30 Hari untuk Copot Bupati Gowa, Ini Alasannya