Muhammad Yunus
Kamis, 01 Januari 2026 | 14:00 WIB
Kereta Api Maros-Barru [Istimewa]
Baca 10 detik
  • PT KAI mencatat KA Maros-Barru melayani 318.311 pelanggan sepanjang tahun 2025 di Sulawesi Selatan.
  • Selama periode Nataru 2025/2026 (18-31 Desember), kereta api tersebut mengangkut total 17.483 pelanggan.
  • KA Maros-Barru memiliki peran penting sebagai penghubung destinasi wisata dan ekonomi di Sulawesi Selatan.

SuaraSulsel.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kereta api rute Maros-Barru melayani 318.311 pelanggan sepanjang 2025, seiring meningkatnya minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang andal, aman, dan nyaman.

"Kereta api Makassar-Parepare sepanjang tahun 2025 menunjukkan kinerja positif, secara akumulatif telah melayani 318.311 pelanggan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (1/1).

Sementara itu, pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 terhitung sejak 18 hingga 31 Desember 2025, Kereta Api melayani 17.483 pelanggan.

Capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada momen libur akhir tahun, baik untuk perjalanan keluarga maupun wisata.

Menurut dia, layanan dengan tren positif itu tidak terlepas dari peran Kereta Api sebagai penghubung berbagai destinasi unggulan di Sulawesi Selatan.

"KA menjadi pilihan masyarakat untuk menjangkau destinasi wisata di Sulawesi Selatan, mulai dari kawasan pesisir hingga pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata," ujar Anne.

Sepanjang jalur operasinya, KA Maros-Barru memudahkan akses wisatawan menuju sejumlah ikon wisata.

Dari Kota Makassar, pelanggan dapat menikmati kawasan Pantai Losari sebagai gerbang wisata bahari dan kuliner, kemudian melanjutkan perjalanan ke wilayah Barru dan sekitarnya yang dikenal dengan lanskap pesisir serta kedekatannya dengan Pelabuhan Garongkong, salah satu simpul logistik strategis Sulawesi Selatan.

"Jalur ini juga menjadi penghubung awal menuju destinasi wisata unggulan lain seperti Tanjung Bira di Bulukumba, yang selama ini menjadi daya tarik wisata bahari nasional," jelas Anne.

Baca Juga: Begini Cara FEB Unhas Dorong Pelaku UMKM Maros Lebih Adaptif dan Tahan Banting

Secara bulanan, lanjut Anne, sepanjang Desember 2025, KA Makassar-Parepare melayani 32.853 pelanggan, menjadikannya bulan dengan volume pelanggan tertinggi ketiga sepanjang 2025 setelah Mei dan April.

"Tren ini menunjukkan peran kereta api dalam mendukung pergerakan wisatawan domestik selama musim liburan," katanya.

Selama masa Natal dan tahun baru, layanan KA Maros-Barru berkontribusi menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, mendukung sektor pariwisata daerah, serta menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, khususnya di wilayah pesisir dan simpul-simpul pertumbuhan baru Sulawesi Selatan.

KA Maros-Barru melayani lintas Mandai-Garongkong sejauh 82 kilometer dan Mangilu-Garongkong sejauh 58 kilometer, dengan 6 perjalanan per hari.

Pola operasi tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan perjalanan masyarakat dan wisatawan pada periode libur panjang.

Load More