- PT KAI mencatat KA Maros-Barru melayani 318.311 pelanggan sepanjang tahun 2025 di Sulawesi Selatan.
- Selama periode Nataru 2025/2026 (18-31 Desember), kereta api tersebut mengangkut total 17.483 pelanggan.
- KA Maros-Barru memiliki peran penting sebagai penghubung destinasi wisata dan ekonomi di Sulawesi Selatan.
SuaraSulsel.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kereta api rute Maros-Barru melayani 318.311 pelanggan sepanjang 2025, seiring meningkatnya minat masyarakat Sulawesi Selatan terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang andal, aman, dan nyaman.
"Kereta api Makassar-Parepare sepanjang tahun 2025 menunjukkan kinerja positif, secara akumulatif telah melayani 318.311 pelanggan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (1/1).
Sementara itu, pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 terhitung sejak 18 hingga 31 Desember 2025, Kereta Api melayani 17.483 pelanggan.
Capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada momen libur akhir tahun, baik untuk perjalanan keluarga maupun wisata.
Menurut dia, layanan dengan tren positif itu tidak terlepas dari peran Kereta Api sebagai penghubung berbagai destinasi unggulan di Sulawesi Selatan.
"KA menjadi pilihan masyarakat untuk menjangkau destinasi wisata di Sulawesi Selatan, mulai dari kawasan pesisir hingga pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata," ujar Anne.
Sepanjang jalur operasinya, KA Maros-Barru memudahkan akses wisatawan menuju sejumlah ikon wisata.
Dari Kota Makassar, pelanggan dapat menikmati kawasan Pantai Losari sebagai gerbang wisata bahari dan kuliner, kemudian melanjutkan perjalanan ke wilayah Barru dan sekitarnya yang dikenal dengan lanskap pesisir serta kedekatannya dengan Pelabuhan Garongkong, salah satu simpul logistik strategis Sulawesi Selatan.
"Jalur ini juga menjadi penghubung awal menuju destinasi wisata unggulan lain seperti Tanjung Bira di Bulukumba, yang selama ini menjadi daya tarik wisata bahari nasional," jelas Anne.
Baca Juga: Begini Cara FEB Unhas Dorong Pelaku UMKM Maros Lebih Adaptif dan Tahan Banting
Secara bulanan, lanjut Anne, sepanjang Desember 2025, KA Makassar-Parepare melayani 32.853 pelanggan, menjadikannya bulan dengan volume pelanggan tertinggi ketiga sepanjang 2025 setelah Mei dan April.
"Tren ini menunjukkan peran kereta api dalam mendukung pergerakan wisatawan domestik selama musim liburan," katanya.
Selama masa Natal dan tahun baru, layanan KA Maros-Barru berkontribusi menjaga kelancaran mobilitas masyarakat, mendukung sektor pariwisata daerah, serta menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, khususnya di wilayah pesisir dan simpul-simpul pertumbuhan baru Sulawesi Selatan.
KA Maros-Barru melayani lintas Mandai-Garongkong sejauh 82 kilometer dan Mangilu-Garongkong sejauh 58 kilometer, dengan 6 perjalanan per hari.
Pola operasi tersebut disusun untuk menjawab kebutuhan perjalanan masyarakat dan wisatawan pada periode libur panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Uang Melayang Setengah Miliar Lebih, Janji Lulus Kedokteran Unhas Ternyata Cuma Tipu-tipu
-
Mantan Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Resmi Masuk Penjara 3 Tahun
-
Penimbunan BBM di Bulukumba Diduga Libatkan Anggota Polri
-
Bahtiar Baharuddin Bantah Cawe-cawe Proyek Bibit Nanas Rp52,4 Miliar
-
Bawaslu Sulsel 4.192 Kali Cegah Pelanggaran Pemilu