- Banyak orang sampai rela jual harta demi menjadi anggota Polri
- Biaya menjadi polisi mulai ratusan juta hingga miliaran rupiah
- Warga juga menyoroti praktik uang damai dalam penanganan kasus hukum
Kini, sebuah langkah besar dan strategis baru saja diambil oleh pucuk pimpinan Kepolisian Republik Indonesia.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo secara resmi sudah membentuk tim khusus bernama "Transformasi Reformasi Polri".
Pembentukan tim elit ini disebut sebagai langkah konkret untuk memastikan akuntabilitas dan responsibilitas institusi Korps Bhayangkara di hadapan publik.
"Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan kepada staf dan jajarannya sebagai langkah responsibilitas dan akuntabilitas," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, di Jakarta, Senin, 22 September 2025.
Dasar hukum pembentukan tim ini sangat jelas, tertuang dalam Surat Perintah (Sprin) dengan nomor Sprin/2749/IX/TUK.2.1/2025.
Surat sakti yang ditandatangani langsung oleh Kapolri pada 17 September 2025 ini menjadi penanda dimulainya era baru pembenahan di tubuh Polri.
Menurut Trunoyudo, surat perintah ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah tindak lanjut serius Polri dalam mengelola transformasi institusi secara sistematis, dengan melibatkan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.
Tujuannya satu, yakni percepatan perubahan yang sesuai dengan ekspektasi masyarakat.
Tim ini bukanlah tim sembarangan. Sebanyak 52 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) terbaik Polri ditunjuk untuk mengisi pos-pos strategis di dalamnya. Struktur komandonya pun menunjukkan keseriusan tingkat tinggi.
Baca Juga: Mahasiswa Makassar Demo Tuntut Usut Tuntas Kematian Affan Kurniawan
Listyo Sigit Prabowo menempatkan dirinya sebagai Pelindung, sementara Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo bertindak sebagai Penasihat.
Trunoyudo menambahkan, reformasi ini bersifat fundamental dan akan menyentuh seluruh satuan kerja di Mabes Polri hingga ke tingkat kewilayahan.
Arah perubahannya pun sudah dipetakan dalam sebuah visi jangka panjang yang ambisius, yaitu "Grand Strategy Polri 2025-2045".
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
Efek Tekanan Ekonomi, Pengguna Dexlite dan Pertamina Dex Beralih ke Solar Subsidi
-
Sulsel Provinsi Pertama Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Indonesia
-
Bayar Mahal Emosi Suporter, PSM Makassar Terancam 'Lumpuh' di Awal Musim Depan
-
Cek Fakta: Benarkah Pemprov Sulsel Habiskan Rp12 Miliar untuk Sekali Makan?
-
Mengintip Potensi Ekowisata Lakkang, Permata Tersembunyi di Tengah Kota Makassar