SuaraSulsel.id - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polda Sulsel di Jalan Paccerakkang, Makassar, Kamis (15/5/2025).
Program ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program prioritas nasional makan bergizi gratis untuk pelajar.
Fatmawati menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah inovatif Polri yang tidak hanya fokus pada tugas keamanan.
Tapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak-anak sekolah.
“Ini luar biasa. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut mencerdaskan bangsa lewat program makan bergizi. Ini contoh sinergi lintas sektor yang harus kita dukung,” ujar Fatmawati.
Fatmawati menambahkan bahwa Pemprov Sulsel siap memperluas kerja sama agar program semacam ini bisa menjangkau lebih banyak siswa di berbagai daerah.
Ia menyebut, kolaborasi seperti ini penting untuk menciptakan generasi sehat dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045.
SPPG Polri Layani Ribuan Siswa, Lengkap dengan Budidaya Ikan
Baca Juga: Investasi Bergairah, Realisasi di Sulsel Naik Rp1,4 Triliun
Kapolri Jenderal Sigit dalam kunjungannya menjelaskan bahwa SPPG Polda Sulsel saat ini melayani 3.376 siswa dari 16 sekolah di sekitar.
Fasilitas ini tak hanya memiliki dapur sehat dan alat masak modern, tapi juga dilengkapi dengan budidaya ikan sebagai sumber lauk bergizi.
“Kita cek langsung dari proses pembersihan bahan, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah. Bahkan di sini juga ada kolam ikan untuk menambah variasi menu,” ujar Kapolri.
Menurutnya, kualitas dan keamanan pangan menjadi perhatian utama. Ia meminta agar seluruh SPPG di Indonesia terus menjalankan evaluasi berkala untuk memastikan makanan yang diberikan aman dan berkualitas.
Saat ini, Polri telah membangun 18 SPPG di berbagai wilayah dan menargetkan 100 unit beroperasi hingga akhir 2025.
Polri Dukung Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
Program SPPG merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar.
Dalam program ini, makanan sehat dan bergizi disiapkan secara gratis untuk siswa, khususnya di tingkat dasar.
Selain dapur modern dan tenaga masak terlatih, SPPG juga melibatkan Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan dalam proses pendampingan.
Program MBG secara nasional kini tengah dipercepat.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyebut bahwa pemerintah sedang menyusun Perpres untuk memperluas jangkauan program ke 82,9 juta penerima manfaat.
“Setiap kunjungan ke daerah, Presiden merasa prihatin karena banyak anak belum menerima makan bergizi. Ini jadi perhatian serius,” kata Dadan.
Target 30 Ribu Dapur Gizi Nasional, Tambahan Anggaran Rp50 Triliun
Sejak diluncurkan 6 Januari 2025, program MBG telah menjangkau lebih dari 570.000 siswa di 26 provinsi.
Kini telah berdiri 1.295 SPPG, namun untuk mencapai target nasional, dibutuhkan sekitar 30.000 dapur gizi aktif.
Pemerintah telah menyiapkan tambahan anggaran Rp50 triliun di luar alokasi awal Rp71 triliun.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyebut sejumlah tantangan masih dihadapi, termasuk insiden keracunan yang kini tengah dievaluasi.
“Seluruh aspek pelaksanaan sedang dikaji dan diperbaiki. Kita tidak ingin kejadian buruk terulang,” ujarnya.
Rencananya, program MBG akan dijalankan serentak nasional mulai November 2025. Kementerian dan BGN tengah merumuskan teknis pelaksanaan secara paralel.
Sinergi Polri dan Pemerintah untuk Masa Depan Anak Indonesia
Peninjauan Kapolri dan Wakil Gubernur Sulsel menjadi simbol penting dari komitmen bersama lintas sektor dalam membentuk masa depan Indonesia yang lebih sehat dan cerdas.
Melalui program seperti SPPG, harapan akan generasi emas 2045 bukan hanya mimpi, melainkan sedang dibangun secara nyata dari dapur-dapur bergizi di seluruh pelosok negeri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Selebgram Makassar Terseret Video Asusila dan Whip Pink, Polisi Kejar Penyebar
-
Inflasi Sulsel Tak Baik-baik Saja, Emas dan Skincare Jadi Biang Kerok Kenaikan Harga
-
Petani Laoli Luwu Timur Terancam Digusur untuk Kawasan Industri, LBH Laporkan Pemkab ke Komnas HAM
-
Motif Ibu Rumah Tangga Bakar Toko Emas di Makassar Terungkap
-
7 Fakta Pembakaran Toko Emas di Somba Opu Makassar