Modus ini memanfaatkan rekening dormant, yakni rekening yang tidak aktif selama 3 bulan sampai 1 tahun.
"Jadi kenapa PPATK kemarin memblokir rekening dormant? karena teridentifikasi banyak digunakan untuk kejahatan seperti judi online. Ini bukan menyita uangnya, tapi mendorong pemilik rekening untuk melakukan pelaporan ulang," terangnya.
Kata Syamsul, pihaknya juga menemukan ada oknum perbankan yang menjual rekening dormant untuk kejahatan dan pencucian uang. Rata-rata yang disalahgunakan adalah rekening pasif dengan jumlah tabungan kecil.
"Jadi kalau yang rekening kecil itu tidak terdetect, banyak oknum perbankan yang jual belikan untuk judi online," sebutnya.
Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, pihaknya mengestimasikan nilai transaksi dari kegiatan judi online pada akhir 2024 berpotensi menyentuh angka Rp999 triliun dan bahkan bisa menembus Rp1,1 triliun jika tidak ada intervensi kuat dari pemerintah dan aparat hukum.
"Indonesia menjadi sasaran empuk provider judol. Bahkan, sudah ada kasus mahasiswa yang bunuh diri karena terlilit utang judi dan seorang bapak yang menjual bayi karena kecanduan," ujar Ivan.
PPATK pun menyoroti kemudahan akses terhadap platform judi online yang kini bisa dilakukan hanya dengan telepon genggam.
Kata Ivan, mereka juga menemukan fenomena jual beli rekening bank yang menjadi salah satu penyumbang masifnya kejahatan finansial.
Rekening tersebut lalu digunakan untuk keperluan transaksi ilegal seperti penampungan dana judi, penipuan daring, hingga pencucian uang atau money laundering lintas negara.
Baca Juga: Cara Mencairkan Bansos Rp600 Ribu di Tahun 2025
PPATK memastikan bahwa seluruh rekening pasif yang telah dipetakan telah dikembalikan ke sistem perbankan masing-masing dan kini tengah melalui proses pembaruan data nasabah (Customer Due Diligence/CDD) dan verifikasi lanjutan (Enhanced Due Diligence/EDD).
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?