Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mengunjungi Donat Tuli Café Mella dan Rumah Qur’an Tuli Nur Afiah di Kota Makassar, Minggu 3 Agustus 2025 [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]
Tak hanya itu, beberapa mantan karyawan Ramlah juga sudah berhasil membuka usaha sendiri. Hal ini semakin membuktikan bahwa pemberdayaan difabel bisa berdampak luas jika didukung oleh lingkungan yang inklusif.
Pemberdayaan Difabel, Bukti Pembangunan Inklusif di Sulawesi Selatan
Kehadiran Donat Tuli Café Mella dan Rumah Qur’an Tuli Nur Afiah di Makassar menjadi contoh nyata bahwa kemandirian difabel bukan sekadar wacana.
Melainkan gerakan yang tumbuh dari bawah dan diperkuat oleh kebijakan pemerintah.
Dengan semakin banyaknya usaha yang memberdayakan difabel, diharapkan stigma perlahan terkikis dan inklusi sosial makin nyata dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Anak Kuli Bangunan di Pinrang Tembus Hall of Fame NASA, Kini Diakui Dunia
-
Mengapa Banyak Anak di Sulbar Masih Enggan Kembali ke Sekolah?
-
Budaya Sinrilik Terancam Punah, Gowa Ambil Langkah Ini
-
Pesona Air Terjun Depa Gowa, Surga Tersembunyi di Kaki Pegunungan Bungaya
-
Kenapa Makassar Masuk 10 Besar Kota Toleran?