Korban dihajar hingga terjatuh hanya karena menunjukkan foto pelaku bersama teman dekatnya yang beredar di media sosial.
"Korban hanya menunjukkan foto yang sudah diunggah pelaku sendiri, tapi pelaku tersinggung dan memukul," ujar Kepala Sekolah, Sulaeman.
Pada 7 Mei 2025, seorang bocah taman kanak-kanak berinisial MK juga dirundung oleh enam orang pelajar kelas VI SD.
Para pelaku bahkan dijemput langsung oleh polisi di rumahnya.
Para pelaku nekat melakukan aksi bullying dengan menyeret, meludahi dan mengancam memasukkan korban ke dalam sebuah kantong kresek berukuran besar.
Saat melakukan bullying terhadap korban, mereka juga menertawai dan merekam aksinya. Video itu bahkan diunggah pelaku ke media sosial.
Yang lebih memilukan terjadi di Kota Makassar.
Seorang siswa kelas 6 SD Maccini I/1 bernama Muhammad Raja Afnan meninggal dunia setelah diduga dikeroyok oleh sesama pelajar.
Korban sempat menjalani perawatan intensif selama lima hari di Rumah Sakit Faisal sebelum menghembuskan napas terakhirnya.
Baca Juga: Orang Tua Siswa di Makassar Keluhkan 'Jalur Belakang' Masuk SMP Negeri, Disdik Ungkap Fakta
Pihak keluarga mengungkap bahwa Raja sempat bercerita dirinya dikeroyok di depan sekolah oleh sejumlah pelajar, termasuk seorang siswa SMP.
Kasus tersebut kini masih dalam penanganan aparat penegak hukum.
Perlu Langkah Nyata
Kasus-kasus ini mengindikasikan lemahnya pengawasan serta minimnya edukasi tentang anti-kekerasan. Baik di lingkungan sekolah atau pun tempat tinggal.
Sudah saatnya Dinas Pendidikan di setiap daerah mendorong pembentukan unit perlindungan anak di sekolah yang aktif melakukan sosialisasi dan pemantauan.
Guru juga harus dibekali pelatihan untuk menangani konflik anak secara bijak dan cepat agar masalah seperti ini tidak terulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
Terkini
-
Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut
-
Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna
-
Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap
-
JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas
-
Kabut Asap Kepung Makassar, Masker Gratis Mulai Dibagikan ke Sekolah-sekolah