Kata Appi, wajah pusat kota seperti Karebosi seharusnya menjadi prioritas dalam penataan ruang terbuka hijau dan fasilitas umum.
Oleh karena itu, ia mengaku akan segera menginstruksikan dinas terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup, untuk melakukan asesmen dan tindakan cepat terhadap kondisi tersebut.
"Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga akses dan kenyamanan publik. Masa pedestrian tak bisa dilewati karena penuh (material). Ini harus dibenahi segera," tegasnya.
Rencana penataan ulang Lapangan Karebosi disebut akan mencakup perbaikan lintasan lari, penataan ulang area taman, pembersihan vegetasi liar, serta pengembalian fungsi ruang terbuka hijau yang ideal.
Selain itu, jalur pedestrian akan ditata agar lebih ramah bagi pengguna jalan, termasuk penyandang disabilitas dan lansia.
Ketua KONI Makassar, Ismail, yang turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, menyambut baik rencana Pemerintah Kota.
Ia menyebut, fasilitas olahraga yang memadai merupakan kunci dalam mendorong prestasi atlet lokal sekaligus meningkatkan budaya hidup sehat di masyarakat.
"Karebosi ini ikon. Kalau infrastrukturnya mendukung, pembinaan olahraga juga akan lebih mudah. Jadi bukan cuma soal tampilan, tapi juga mendukung regenerasi atlet kita," ujar Ismail.
Sebelumnya, Lapangan Karebosi dikenal sebagai jantung olahraga Kota Makassar. Lokasinya yang strategis di tengah kota membuatnya menjadi salah satu ruang terbuka hijau dan arena olahraga paling vital bagi warga.
Baca Juga: Terungkap! Begini Cara Mantan Dirut PDAM Makassar Kelola Dana Cadangan Rp14 Miliar
Namun dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini mengalami penurunan fungsi akibat kurangnya perawatan dan penataan.
Namun, dengan janji retouch dan redesign ini, Pemkot Makassar diharapkan dapat mengembalikan Karebosi sebagai ruang publik yang ramah, bersih, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak
-
Uang Nasabah Hilang Misterius? Polda Gorontalo Bongkar Kejahatan Pegawai Bank
-
Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS
-
Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya
-
25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan