Mantan Pendeta yang Beralih Jadi Pendakwah
Ustaz Yahya Waloni bukan nama asing dalam dunia dakwah di Indonesia.
Ia dikenal luas sebagai pendakwah kontroversial yang mengaku sebagai mantan pendeta sebelum memeluk Islam.
Sebelum mualaf, ia dikenal dengan nama lengkap Yahya Yopie Waloni, dan pernah mengklaim menjabat sebagai Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) Papua.
Seperti dikutip dari laman Izzatalislam, Yahya Waloni pernah menjabat Ketua Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong tahun 2000-2004.
Saat itu juga ia sebagai pendeta dengan status sebagai pelayan umum dan terdaftar pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana.
Ia menetap di Sorong sejak tahun 1997 dan pindah ke Balikpapan pada tahun 2004 dan menjadi dosen di Universitas Balikpapan (Uniba) sampai tahun 2006.
Perjalanan spiritualnya berubah drastis pada Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita silam.
Ia bersama istrinya menyatakan masuk Islam secara sah di bawah bimbingan Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli, Komarudin Sofa.
Baca Juga: Menu Sederhana dan Murah di Hari Idul Adha: Hemat Tapi Tetap Lezat!
Usai mengucapkan dua kalimat syahadat, namanya diganti menjadi Muhammad Yahya.
Istrinya, Lusiana, berganti nama menjadi Mutmainnah dan ketiga anaknya pun mengikuti.
Putri sulungnya, Silvana, menjadi Nur Hidayah, Sarah menjadi Siti Sarah, dan putra bungsunya, Zakaria, tetap mempertahankan nama aslinya.
Sejak saat itu, Yahya aktif berdakwah dan kerap mengisi ceramah dengan narasi-narasi keras, termasuk kritik terhadap pemerintah.
Gaya ceramahnya kerap memicu kontroversi dan reaksi beragam dari masyarakat.
Meski demikian, bagi sebagian pengikutnya, Yahya Waloni tetap dianggap sebagai sosok yang tegas dalam membela Islam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Sekda Sulsel Dorong OPD Perkuat Pelayanan Publik Jelang Penilaian Ombudsman 2026
-
Ratusan Petani Luwu Timur Turun Gunung Tolak Penggusuran Kawasan Industri
-
Rebutan Solar Berdarah di SPBU Makassar, Kenapa Pertamina Selalu Bilang Stok Aman?
-
Pemuda Sinjai Merantau Demi Biayai Adik, Tewas Dikeroyok Massa
-
Dugaan Asusila Guru SD di Patimpeng Bone Disorot, SEMMI: Tolak Damai !