Karena merasa tak pernah mengajukan pinjaman online apa pun, ia awalnya bingung dan curiga.
“Keesokan paginya, sekitar jam enam pagi, saya ditelpon dan dihubungi lewat WhatsApp oleh seseorang yang mengaku dari aplikasi pinjol Dana Rupiah. Dia bilang uang itu salah transfer dan minta dikembalikan,” cerita AN.
Karena panik dan takut dianggap melakukan tindakan melawan hukum, AN akhirnya mentransfer balik uang tersebut.
Namun, ia mulai merasa ada yang janggal ketika pelaku meminta kode OTP dari SMS dengan dalih untuk menghapus data pinjaman atas namanya.
“Katanya data saya terdaftar di pinjol ilegal, jadi harus dihapus pakai OTP itu. Pas minta kode, saya baru sadar ini penipuan. Untung saya tidak berikan,” jelasnya.
Data Pribadi Disalahgunakan
AN mengaku pernah mengajukan pinjaman melalui aplikasi legal dan telah melunasinya sejak bulan lalu.
Namun, ia tak menyangka data pribadinya disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Lima hari setelah kejadian, ia kembali dihubungi oleh orang yang mengaku sebagai debt collector dari aplikasi yang sama.
Baca Juga: Modus Salah Transfer Uang Bikin Warga Sulsel Resah, Korban Diancam!
Mereka menagih bunga dan pokok pinjaman yang disebut belum dibayarkan.
“Dia ngotot bilang belum terima uang. Terus mulai mengancam, bahkan nyebar foto saya yang diambil dari Facebook dan diedit,” ungkap AN.
Tak hanya itu, jumlah yang diminta pun tak masuk akal. Meski AN hanya menerima transfer Rp3,4 juta, pihak penagih meminta pelunasan sebesar Rp6,4 juta.
“Ini jelas penipuan dan pemerasan. Mereka sengaja tekan korban agar takut dan membayar,” tegasnya.
OJK: Jangan Panik, Laporkan ke Pihak Berwenang
Menanggapi kejadian ini, Kepala OJK Sulselbar menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik jika menerima transfer mencurigakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Buruh Tani dari Kabupaten Maros Jadi Ikon Ibadah Haji Dunia
-
Kejati Kembali Periksa Eks Pj Gubernur Sulsel Kasus Korupsi Nanas
-
BREAKING NEWS: Lokasi PSEL Makassar Tetap di Tamalanrea, Purbaya: Presiden Mau Cepat!
-
Polisi Terima Bukti Foto dan Rekaman Suara Dugaan Perselingkuhan Oknum Dosen dan P3K Bone
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN