Atas keberhasilan itu, ia ditawari kenaikan pangkat luar biasa. Namun, JM menolaknya. Ia lebih memilih melanjutkan pendidikan.
"Kenaikan pangkat bisa dicapai kapan saja, tapi ilmu harus dicari," katanya.
Kisah keberaniannya tak berhenti di Timor Timur. Di kota Palopo, Sulawesi Selatan, JM kembali menunjukkan keberanian yang luar biasa.
Kota kecil itu pernah dikuasai oleh gerombolan preman yang dipimpin seorang pria bernama Sukri.
Warga takut karena Sukri kerap mencari masalah. Ia juga kemana-mana membawa senapan rakitan lokal, Pa'poro.
Tak ada aparat yang berani bertindak. JM yang saat itu berpangkat kolonel pun turun tangan.
Ia mendatangi Sukri dan menantangnya dalam duel terbuka. JM bahkan mempersilakan Sukri yang menembak lebih dulu. Anehnya, tak satu pun peluru menyentuh tubuhnya.
Ketika giliran JM menembak, pemimpin geng itu terkena di bagian lengan. JM berhasil memberikan pelajaran dan melumpuhkan Sukri tanpa nyawa melayang.
Banyak yang menyangka JM kebal peluru. Nyatanya tidak.
Baca Juga: Sehari Sebelum Berangkat Haji, Jemaah Asal Bantaeng Meninggal Dunia
JM bilang, ia hanya tahu benar karakter senjata lawan. Pa'poro hanya mampu menjangkau 45 meter dan ia mengatur jarak duel di 60 meter.
Cerita-cerita semacam itu bukan dongeng. Melainkan kisah nyata dari seorang bhayangkara yang tak pernah takut berdiri di garis depan.
Seorang lelaki kelahiran Kabupaten Gowa yang hidupnya diabdikan sepenuhnya untuk bangsa.
Hari ini, Jusuf Manggabarani yang berani itu memang telah pergi. Namun, integritas dan dedikasinya untuk negara ini akan terus hidup dalam kenangan banyak orang.
Jusuf Manggabarani bukan hanya jenderal. Ia adalah teladan.
Apalagi di tengah sorotan publik terhadap institusi kepolisian saat ini. Sosok Jusuf Manggabarani menjadi pengingat, bahwa pengabdian sejati tidak memerlukan panggung, tetapi hati yang bersih dan keberanian untuk membela kebenaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan