- Pembangunan awal Stadion Sudiang di Makassar dimulai pada 9 Januari 2026, ditandai pembersihan lahan oleh kontraktor PT Waskita Karya.
- PT Waskita Karya memenangkan lelang pembangunan dengan nilai penawaran Rp637,155 miliar dari total anggaran multiyears Rp674,9 miliar.
- Proyek ini tetap berjalan meskipun lahan stadion seluas 15 hektar tersebut masih menjadi objek empat gugatan hukum di pengadilan.
SuaraSulsel.id - Pembangunan Stadion Sudiang di Kota Makassar resmi memasuki tahap awal.
Aktivitas konstruksi mulai terlihat di kawasan Gedung Olahraga (GOR) Sudiang. Ini menandai dimulainya salah satu proyek infrastruktur olahraga terbesar di Sulawesi Selatan itu.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat, 9 Januari 2026, dua unit alat berat tampak melakukan pekerjaan awal berupa pembersihan lahan (clearing) dan pemerataan tanah.
Bangunan sementara untuk keperluan pekerja juga mulai didirikan.
Puluhan pekerja terlihat hilir mudik di area proyek menandakan tahapan persiapan konstruksi telah berjalan.
Dimulainya aktivitas fisik ini menyusul penetapan PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai pemenang lelang pembangunan Stadion Sudiang oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Penetapan tersebut tercatat per Jumat, 19 Desember 2025, dengan nilai penawaran mencapai Rp637.155.613.120.
BUMN konstruksi yang berkantor pusat di Jalan MT Haryono Kavling 10, Cawang, Jakarta Timur itu dipercaya menjadi kontraktor utama proyek stadion bernilai ratusan miliar rupiah tersebut.
Sementara itu, urusan seremoni peletakan batu pertama sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum selaku penanggung jawab utama proyek.
Penunjukan Waskita Karya bukan tanpa alasan. Rekam jejak perusahaan ini dalam pembangunan dan renovasi infrastruktur olahraga nasional menjadi salah satu pertimbangan utama.
Baca Juga: Alasan Hakim 'Bebaskan' Irman Yasin Limpo dan Andi Pahlevi dari Status Tersangka
Sebelumnya, Waskita Karya dipercaya menggarap renovasi Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan nilai kontrak sekitar Rp332 miliar.
Renovasi Stadion Kanjuruhan dilakukan setelah evaluasi teknis Kementerian PUPR menemukan bahwa stadion tersebut belum memenuhi standar bangunan gedung dan belum memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
Stadion yang berdiri di atas lahan seluas 21,5 hektare dengan luas bangunan 3,4 hektare itu kemudian direnovasi dan dirancang ulang hingga mampu menampung 21.734 penonton dengan standar keselamatan yang lebih baik.
Pengalaman tersebut dinilai memperkuat kepercayaan pemerintah pusat dan daerah kepada Waskita Karya untuk menangani pembangunan Stadion Sudiang.
Dalam proses tender, perusahaan pelat merah itu mengungguli lima perusahaan besar lainnya, yakni PT Sinar Cerah Sempurna, PT Pembangunan Perumahan, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, dan PT Nindya Karya.
Total anggaran pembangunan Stadion Sudiang mencapai Rp674,9 miliar dan dialokasikan secara multiyears. Pada tahun 2025, anggaran yang disiapkan sebesar Rp96 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Sapi Kurban Presiden Prabowo 923 Kilogram Disembelih di Makassar
-
Pemprov Sulbar Berikan Modal Usaha Rp5 Juta Untuk 200 Keluarga
-
Serang Warga Pakai Anak Panah, 10 Anggota Geng Motor di Maros Diringkus Polisi
-
Sosok Rifaldy Fajar, Putra Bulukumba Disebut dalam Skandal Riset AI di Kopenhagen
-
Makassar Banjir Hewan Kurban: 7.261 Sapi Disembelih