Yang tak kalah penting, lanjut Anne, KA Makassar–Parepare memegang peran strategis sebagai kereta api pertama dan satu-satunya di Pulau Sulawesi.
Kehadirannya menjadi tonggak sejarah perkeretaapian Indonesia, sekaligus simbol kemajuan dan pemerataan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia.
KAI terus berkomitmen untuk mengembangkan layanan KA Perintis, mulai dari peningkatan fasilitas, ketepatan jadwal, pelayanan petugas, hingga kemudahan akses informasi melalui kanal digital.
Anne menegaskan semua itu menjadi bagian dari misi KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.
“Kereta api bukan hanya tentang perjalanan, tetapi tentang pengalaman. Dan pengalaman yang kami hadirkan adalah pengalaman yang menyatukan antara kota, antara manusia, antara budaya, dan antara alam,” kata Anne.
Sumatra Utara
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara melayani total 33.069 penumpang pada periode libur panjang peringatan Wafat Yesus Kristus dan Paskah 2025, mulai Kamis (17/4) hingga Minggu (20/4).
Angka penumpang tersebut mengalami peningkatan 93 persen dibandingkan periode yang sama bulan lalu, dimana pada 17 – 20 Maret 2025 tercatat 17.120 penumpang.
”Kota-kota yang menjadi tujuan favorit penumpang pada masa libur long week end ini yaitu Medan, Kisaran, Tanjung Balai, Siantar, Rantau Prapat, dan sebagainya,” kata Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, M. As’ad Habibuddin.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Gelontorkan Rp50 Miliar, Tiap Anak Stunting Dapat Rp1 Juta
Rincian jumlah penumpang pada periode libur panjang akhir pekan tersebut yaitu KA Putri Deli relasi Medan - Tanjung Balai PP sebanyak 14.903 penumpang.
KA Sribilah Utama relasi Medan - Rantau Prapat PP sebanyak 9.761 penumpang, KA Siantar Ekspres relasi Medan - Siantar PP sebanyak 6.468 penumpang.
KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi - Lalang PP sebanyak 1.441 penumpang, dan KA Cut Meutia relasi Krueng Mane-Krueng Geukeuh PP sebanyak 496 penumpang.
As’ad menyampaikan bahwa selama periode tersebut terdapat 22 perjalanan kereta api setiap hari yang melintas di wilayah Sumatera Utara.
Kereta api tersebut menghubungkan berbagai kota seperti Medan, Kisaran, Tanjung Balai, Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Lubuk Pakam, hingga Rantau Prapat.
Selain itu, terdapat pula delapan perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Aceh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Ahmad Ali: Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029 Dimulai dari Sulteng
-
KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
-
Stadion Sudiang Makassar Disegel, Pembangunan Tribun Selatan Lumpuh!
-
29 ASN Kemensos di Sulsel Masuk Daftar PPATK Terindikasi Judi Online
-
Pemprov Sulsel Minta Kemensos Buka Data Judi Online: Jangan Jadikan Rakyat Korban