Irawan menjelaskan, panjang jalan yang akan dikerja tahun ini sepanjang 1,8 km. Di dalamnya sudah termuat pengerjaan drainase.
Sebab, kata Irawan, kondisi drainase di sana juga akan mempengaruhi kualitas dan keawetan jalan.
Air yang tidak mengalir ke drainase akan menumpuk di jalan sehingga memudahkan rusaknya jalan.
"Hanya pengerjaan eksisting, tidak ada pelebaran," ungkapnya.
Irawan menyebut Detail Engineering Design (DED) Jalan Aroepala sudah siap. Sisa pengerjaan fisik.
Ia tak menampik ruas jalan ini menjadi salah satu yang urgen untuk dikerjakan. Sebab, banyak keluhan masyarakat terutama saat banjir.
"Kebutuhan masyarakat kan selalu banjir di situ, banyak sekali pavingnya kami terpasang. Jadi perlu menang untuk rekonstruksi kembali," bebernya.
Kepala UPT Wilayah IV Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprov Sulsel Hasni Syamsuddin menambahkan, pengerjaan satu arah dari Aroepala ke Pettarani dilakukan.
Sebab jalur ini lebih parah dibanding arah sebaliknya. Kondisi ini juga disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
Baca Juga: Pos Polisi Makassar Dilempar Bom Molotov
Untuk saat ini anggaran yang dialokasikan hanya cukup untuk mengerjakan satu jalur dahulu.
Namun, dalam perjalanan pembahasan anggaran masih berpotensi untuk bertambah.
Jalan Aroepala dan Hertasning menjadi salah satu alternatif bagi pemudik dari arah Selatan Makassar untuk pulang ke kampung halaman. Namun kondisi jalan yang rusak membuat pengendara mesti ekstra hati-hati.
Sejumlah pengendara mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah hingga jalan gelap saat malam hari.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengaku jalan Aroepala -Hertasning sebenarnya jadi prioritas untuk dikerja awal tahun, apalagi di musim mudik.
Namun, proses tendernya terhambat karena adanya maintenance pada aplikasi e-katalog dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
[CEK FAKTA] Benarkah Dukcapil Makasar Melakukan Aktivasi IKD Via Telepon?
-
Disnakertrans Sulsel Perluas Edukasi K3 Hingga Sektor UMKM
-
Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Makassar Diusut Tuntas di Bawah UU TPKS
-
Pelantikan PPPK Pupus! Siapa Hapus Data 480 Guru Honorer Kabupaten Gowa?
-
PSI Siap Sambut Kehadiran Rusdi Masse di Rakernas Makassar