Apalagi, MinyaKita memang diperuntukkan sebagai alternatif minyak goreng murah bagi masyarakat menengah ke bawah.
Pemprov Sulsel Akan Bertindak
Menanggapi temuan ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Sulsel, Ahmadi Akil, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan uji ukuran dan pengecekan harga MinyaKita secara langsung di pasar serta distributor.
Jika ditemukan ada pelanggaran, maka akan segera dilaporkan ke Satgas Pangan untuk ditindaklanjuti.
"Ini kan merugikan konsumen. Kami bisa lakukan penyelidikan dan penyidikan. Kami akan segera turun ke lapangan," ujarnya.
Menurut Ahmadi, salah satu penyebab harga minyak goreng bersubsidi melebihi HET adalah rantai distribusi yang panjang.
Harga yang lebih tinggi di tingkat pengecer sering kali disebabkan oleh harga jual dari distributor yang sudah lebih tinggi dari HET yang ditetapkan pemerintah.
Oleh karena itu, ia menilai perlunya kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah untuk memangkas jalur distribusi agar harga minyak goreng bisa lebih stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
"Kalau ada distributor yang nakal, sanksinya bisa berupa pencabutan izin usaha, bahkan bisa berujung pada proses pidana," tegasnya.
Baca Juga: Lagi, Alat Kelamin Warga Kota Parepare Bengkak dan Infeksi Setelah Suntik Minyak Kemiri
Distributor MinyaKita di Makassar
Saat ini, di Makassar sendiri terdapat lima distributor resmi MinyaKita, yaitu:
1. PT Kilang Nabati
2. PT Ilmuniati
3. CV Sumatera Gowa
4. PT Mitra Abadi Jaya
5. PT Usaha Makmur
Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan segera melakukan pengecekan langsung terhadap distributor-distributor ini untuk memastikan bahwa mereka tidak menjual minyak goreng subsidi dengan harga di atas HET.
Jika ditemukan pelanggaran, maka tindakan tegas akan diambil.
"Kami punya kewenangan untuk memanggil distributor yang terbukti melanggar aturan. Segera kita uji dan tindaklanjuti jika ada pelanggaran," tutup Ahmadi.
Masyarakat Menunggu Solusi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Beda Usia 53 Tahun, Pernikahan Haji Buhari Dengan Anak 18 Tahun Disorot Publik
-
Pembangunan Pelabuhan di Kecamatan Tonra Bone Disetujui Pelindo
-
Ribut Main Game Online, Pelajar di Makassar Tewas Ditikam
-
Pemkot Makassar Tertibkan 167 Lapak PKL di Biringkanaya
-
Ekspansi Global BRI Holding UMi Dimulai, Pegadaian Raih Pendanaan Jepang