SuaraSulsel.id - Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar Gerakan Pangan Murah.
Pada peringatan HUT ke-16 Toraja Utara, yang dilaksanakan di Lapangan Bakti, Rantepao, Senin, 22 Juli 2024.
Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, melakukan peninjauan ke sejumlah stand, sekaligus berbincang dengan pedagang dan masyarakat.
Pada Gerakan Pangan Murah tersebut, tersedia minyak goreng dengan harga Rp14 ribu per liter, telur Rp45 ribu per rak.
Gula pasir Rp17 ribu per kg, beras SPHP Rp58 ribu per 5kg, dan tepung terigu Rp10 per Kg.
Selain itu, ada juga sejumlah komoditi lainnya seperti tomat, cabai, dan bawang merah.
"Kami jual lebih murah, biasanya tomat Rp10 ribu per kg, kami jual Rp8 ribu per kg," kata salah seorang pedagang, Mama Eva.
Sementara, Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang, menilai, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) ini sangat membantu masyarakat.
Agar lebih mudah mengakses pangan dengan harga yang terjangkau. Juga dalam menangani inflasi.
Baca Juga: 64 UMKM Binaan Disperindag Pamer Produk di Pelepasan Ekspor Sulsel
"Kami yakin jika kegiatan ini dilaksanakan secara bersama dan terpadu, melalui bantuan provinsi, inflasi akan bisa kita kendalikan secara bersama," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Komitmen Digital BRI Berbuah Sertifikasi ISO/IEC 25000, Jamin Sistem Lebih Andal
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset
-
Geger WNA Asal China Punya KTP Indonesia, Modus Licik 'Ubah Usia' Terbongkar di Makassar