SuaraSulsel.id - Kabar gembira datang untuk warga Sulsel. Penjabat atau Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, resmi dinobatkan sebagai Penjabat Gubernur terbaik se-Indonesia oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Dalam evaluasi yang digelar secara nasional, Prof Zudan berhasil meraih nilai 85 dengan kategori BAIK. Unggul dari 23 Pj Gubernur lainnya.
Di posisi kedua ada Pj Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, dengan nilai 84. Disusul Pj Gubernur Sumatera Utara, Dr. Agus Fatoni, yang mencatatkan nilai 83*.
“Setelah melalui evaluasi kinerja, Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, ditetapkan sebagai penjabat kepala daerah terbaik se-Indonesia,” ujar Mendagri Tito Karnavian dalam pengarahan kepada seluruh Pj Kepala Daerah, Rabu, 4 Desember 2024.
Pemimpin Berprestasi di Tiga Provinsi
Penghargaan ini menjadi bukti kiprah gemilang Prof Zudan. Sebelumnya, ia juga pernah memimpin Sulawesi Barat dan Gorontalo sebelum akhirnya dipercaya menakhodai Sulsel.
Selama enam bulan menjabat, Prof Zudan mendapat penilaian sangat baik dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri.
Para evaluator menilai presentasinya yang selalu berdasarkan data nyata, runtut, dan dilengkapi berbagai inovasi yang membawa perubahan positif di Sulsel.
Dipuji Pengamat Pemerintahan
Baca Juga: Nasib Honorer di Sulawesi Selatan Di Ujung Tanduk: Dihapus Desember 2024?
Pengamat pemerintahan sekaligus Guru Besar FISIP Unhas, Prof Dr. Armin Arsyad, menyebut penetapan Prof Zudan sebagai Pj Gubernur terbaik sudah tepat.
“Beliau tidak hanya memimpin, tapi juga mengayomi dan merangkul semua kalangan di Sulsel. Ini yang membuatnya layak jadi yang terbaik,” ujar Prof Armin.
Prof Armin juga menyoroti perhatian besar Prof Zudan terhadap potensi daerah, khususnya di bidang ekspor dan pengendalian inflasi.
"Dari aspek makro, semua terkelola dengan baik. Wajar jika beliau meraih predikat terbaik," pungkasnya.
Selamat kepada Prof Zudan Arif Fakrulloh, kebanggaan warga Sulsel! Semoga kepemimpinan beliau terus membawa Sulsel menjadi provinsi yang lebih maju dan sejahtera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Lari dari Siksa Suami, Istri Oknum Dosen UNM Resmi Lapor Polisi: Begini Kata Pihak Kampus
-
Proyek Strategis Nasional Blok Masela Dikawal Ketat Polisi
-
Lulusan SMA Unggulan Makassar Jual Es Kopi Keliling: Kisah Wahyudi dan Mimpi yang Tertunda
-
Tiga Tahun Daeng Sangkala Lumpuh di Gubuk Sederhana
-
Penjelasan Unhas Terkait 28 Mahasiswa Disebut Diskor Karena Kritik Program MBG