Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Jum'at, 29 November 2024 | 20:15 WIB
Kampus Universitas Hasanuddin [SuaraSulsel.id/Unhas]

Menurut Farida, chat tersebut atas inisiatif Qaiatul sendiri. Tidak mewakili satgas ataupun institusi.

"Chat itu inisiatif sendiri. Dia yang selalu chat dengan korban dan percakapannya mengalir begitu saja," ucapnya.

Farida menegaskan, satgas PPKS akan terus memperkuat mekanisme edukasi dan pelatihan internal untuk memastikan bahwa seluruh anggota tim memahami dan menerapkan pendekatan yang berperspektif korban.

"Ini pengingat bagi kami semua untuk bekerja lebih baik dan lebih sensitif dalam menangani isu-isu kekerasan seksual," ucapnya. 

Baca Juga: Beda Perlakuan Unhas ke Dosen Pelaku Pelecehan Seksual dan Mahasiswa Pesta Miras

Farida menambahkan satgas juga sudah merekomendasikan ke Rektor agar Firman Saleh diberhentikan sebagai dosen tetap dan ASN.

Nantinya rekomendasi tersebut akan diteruskan rektor ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).

"Hukumannya kami tambah dengan mengajukan usulan kepada Rektor Unhas untuk pemberhentian sebagai dosen tetap dan ASN," sebutnya.

Sebelumnya, kasus pelecehan di FIB Unhas jadi sorotan publik. Karena Unhas hanya memberikan sanksi administratif sedang berupa skorsing 18 bulan kepada Firman Saleh.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Baca Juga: Unhas Pecat Mahasiswa FIB yang Bela Korban Pelecehan Seksual oleh Oknum Dosen

Load More