- Banjir melanda Kecamatan Biringkanaya, Makassar, pada 11 Januari 2026, memaksa 356 jiwa mengungsi ke lima titik aman.
- Hujan intensitas tinggi dan angin kencang menyebabkan banjir serta 29 titik pohon tumbang yang mengganggu akses dan merusak satu rumah.
- Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel mengerahkan personel, mengaktifkan status siaga, serta memanfaatkan Early Warning System Sungai Biring Je'ne.
SuaraSulsel.id - Banjir melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir disertai angin kencang membuat ratusan warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Muhammad Fadly Tahar mengungkapkan jumlah pengungsi masih berpotensi bertambah seiring meningkatnya ketinggian air. Mereka mengungsi ke kantor lurah Katimbang, SD Paccerakang, dan sejumlah masjid.
Hingga Minggu, 11 Januari 2026, BPBD mencatat sedikitnya 97 kepala keluarga atau 356 jiwa telah mengungsi ke lima titik pengungsian yang tersebar di wilayah Biringkanaya.
"Air naik terutama di wilayah-wilayah yang berada di sekitar aliran sungai dan dataran rendah. Kami terus memantau dan menyiagakan personel di lapangan," ujar Fadly Tahar, Senin, 12 Januari 2025.
Kondisi paling mengkhawatirkan dilaporkan terjadi di RT 01 RW 06 Kelurahan Katimbang. Air dilaporkan sampai pinggang orang dewasa memaksa sebagian masyarakat menyelamatkan barang berharga dan mencari tempat yang lebih aman.
"Disana BPBD sudah mengaktifkan status siaga untuk mempercepat langkah penanganan," tegas Fadly Tahar.
Selain itu status Siaga juga diberlakukan di Jalan Terompet I, Blok 10. Di lokasi tersebut, ketinggian air dilaporkan terus mengalami peningkatan seiring kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
BPBD telah mengerahkan personel untuk melakukan pemantauan intensif, pendataan warga terdampak, serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi apabila kondisi berkembang lebih buruk.
Baca Juga: Hakim Ad Hoc di Makassar Mogok Kerja Massal, Ini Penyebabnya
Warga diimbau untuk bisa mengamankan barang-barang berharga, mematikan aliran listrik, dan bersiap melakukan evakuasi bila sewaktu-waktu diperlukan.
Tak hanya banjir, angin kencang tercatat melanda 29 titik pohon tumbang menutup akses jalan dan menimpa kawasan permukiman warga.
Satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari area rawan genangan dan pohon tumbang, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal resmi BPBD.
Sementara, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang meninjau lokasi banjir menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor, mengingat Sungai Biring Je'ne merupakan sungai strategis yang menjadi batas wilayah antara Kota Makassar dan Kabupaten Maros.
Pemerintah Kota Makassar diketahui telah memasang Early Warning System (EWS) di Sungai Biring Je'ne.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar
-
Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat
-
5 Fakta Menstruasi Wajib Diketahui Remaja Putri, Jangan Lagi Percaya Mitos!
-
Tim SAR Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa