Calon gubernur nomor urut 1 Danny Pomanto mengatakan otoritas izin tambang ada di pusat. Namun, jika ia terpilih akan mengevaluasi izin usaha pertambangan atau IUP.
Dari data Kementerian ESDM, jumlah izin usaha pertambangan di Sulsel mencapai 261 izin, lebih tinggi dibanding Sulawesi Tenggara yaitu 221 IUP. Hal tersebut dikhawatirkan jadi pemicu perubahan iklim dan polusi.
"Kami akan evaluasi. Di Sulawesi Selatan sudah sangat jelas saat ini. Di Luwu misalnya, karena ada kerusakan di hulu, bencana di Sidrap, Toraja karena pembukaan di hulu," ujarnya.
Sehingga jika terpilih, ia akan meminta pemerintah pusat karena otorisasi izin tambang ada di Kementerian ESDM agar mengevaluasi perusahaan tambang terutama yang ada di hulu sungai.
"Kalau hulu tidak dilindungi, habislah daerah hilir kita. Jangan ada tambang terbuka lagi, perlu ada transformasi," sebutnya.
Sementara, calon gubernur nomor urut 2 Andi Sudirman Sulaiman mengaku provinsi punya kewenangan soal izin tambang. Tidak hanya di Kementerian ESDM. Yang perlu ditekankan adalah komitmen bersama untuk menciptakan ekonomi hijau.
"Perlu ada regulasi. Contohnya penetapan rencana detail tata ruang untuk mengunci daerah yang tidak boleh ditambang. Sehingga bisa memblok daerah yang boleh ditambang dan tidak boleh, walaupun perusahaan ini mengantongi konsesi," jelas Sudirman.
2. Kesehatan
Pasangan calon nomor urut 1 Danny Pomanto - Azhar Arsyad bicara soal kesehatan dengan menawarkan konsep Smart Health. Mereka akan membangun infrastruktur kesehatan hingga ke tingkat kecamatan dan desa jika terpilih.
Baca Juga: Adu Program Anti Miskin Danny Pomanto dan Andi Sudirman di Debat Pilgub Sulsel
Menurutnya, menangani kesehatan tidak hanya dengan membangun rumah sakit tapi juga bagaimana mencegah agar orang tidak sakit.
"Tapi bagaimana pencegahannya. Apa strategi intervensi kita sebelum orang sakit. Kalau kami terpilih, Insya Allah akan membangun infrastruktur Smart Health ke kecamatan dan desa karena ini sangat dibutuhkan," sebutnya.
Sementara, pasangan calon nomor urut 2 Andi Sudirman Sulaiman mengatakan akan membangun rumah sakit regional untuk menjangkau daerah termiskin, terluar dan terdepan di Sulawesi Selatan.
Program ini sebelumnya sudah ia terapkan saat menjabat sebagai Gubernur Sulsel dengan membangun dua rumah sakit regional yaitu di Bone dan Parepare.
"Pentingnya rumah sakit regional ini untuk menjangkau dan terjangkau. Selain itu, kami hadirkan 13 dokter spesialis di rumah sakit regional itu. Kita berikan intensif khusus supaya mereka nyaman," jelas Sudirman.
3. Pariwisata
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rehan Pembobol NASA: Tidak Ada Sistem Digital yang Sempurna
-
Siswa Pembobol Sistem Keamanan NASA Pilih Kuliah di Unhas
-
Detik-detik Mengerikan Bang Tigor Siram Istri Dengan Air Keras
-
Diperiksa Kasus Dugaan Kekerasan Anak, Oknum TNI AD di Kendari Kabur Saat Diinterogasi
-
Dukung Makan Bergizi Gratis, Unhas Siap Jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur