SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan beasiswa untuk dua pelajar asal Sulawesi Selatan yang bertugas mengibarkan bendera di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal tersebut ditegaskan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof Zudan Arif Fakrulloh usai menghadiri detik-detik proklamasi kemerdekaan Hari Ulang Tahun RI ke- 79.
Dua pelajar asal yang mewakili provinsi Sulawesi Selatan adalah Try Adyaksa dan Agatha Sapan Kallolangi. Keduanya menjadi Paskibraka pertama, yang mengibarkan bendera merah putih HUT Kemerdekaan RI di IKN.
Try bertugas sebagai pengerek bendera pada HUT RI ke 79 di IKN. Sementara Agatha berada di barisan tujuh belas.
Try Adyaksa lahir di Kota Parepare pada 1 Januari 2008. Ia adalah pelajar kelas 9 SMA Negeri 1 Parepare.
Remaja dengan tinggi badan 170 cm itu merupakan putra dari pasangan Serma Surianto dan Hasmawati.
Dia mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi Paskibraka mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Try Adyaksa memiliki cita-cita masuk ke Akademisi Militer (Akmil). Tekad menjadi taruna Akmil adalah untuk melanjutkan perjuangan orangtuanya.
Try menamatkan pendidikan di TK Kartika 9 Parepare, kemudian SDN 3 Parepare, SMPN 10 Parepare, dan kini pelajar SMAN 1 Parepare.
Baca Juga: Belanda Tawarkan Ganti Rugi ke Korban Kekejaman Westerling di Sulawesi Selatan
Sementara, Agatha Sapan Kallolangi adalah remaja kelahiran 4 April 2008 dan saat ini tercatat sebagai pelajar SMAN 2 Toraja Utara.
Kini, Pemprov menjanjikan beasiswa pendidikan untuk keduanya. Menurut Pj Gubernur, keduanya sangat membanggakan.
"Kita berikan penghargaan. Kita akan berikan penghargaan beasiswa. Peraturan gubernurnya sudah kita siapkan dan di APBD 2024 di perubahan mulai kita siapkan sampai dilanjutkan sampai2025 untuk menghargai generasi muda kita yang memiliki prestasi," kata Zudan.
Menurutnya ini adalah suatu kebanggaan tersendiri. Terkhusus bagi Try yang tersorot kamera jadi pengerek bendera.
"Ini kebanggaan putera terbaik kita di Paskibraka mendapat kehormatan sebagai pengerek. Selamat untuk ananda yang dari kota Parepare," ujarnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
BRI Peduli Hadirkan Peluang Baru bagi Kelompok Usaha Wanita Lewat Komoditas Pala
-
54 Ribu Ibu Hamil di Sulsel Minum MMS Serentak, Apa Manfaatnya?
-
Tender Stadion Untia Makassar Rp350 Miliar Dibuka
-
Dipaksa Isap Vape Berisi Narkoba, Eks Santri Ini Bikin Komik 'Safe Space'
-
Apa yang Menarik Warga Berkunjung ke Pameran Dekranas di Makassar?