SuaraSulsel.id - Seorang wanita bernama Ramlah (46) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Korban diduga dibunuh dan mayatnya dimasukkan ke dalam koper.
Peristiwa itu terungkap pada Minggu, 11 Agustus 2022, sore hari. Mayat Ramlah ditemukan di dalam koper di sebuah indekos, di jalan Pelelangan, Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Kasatreskrim Polres Pangkep AKP Prawira Wardany mengatakan kasus ini bermula saat anak korban bernama Mariani (30 tahun) sedang mencari keberadaan ibunya.
Mariani gelisah karena korban sudah dua hari tidak bisa dihubungi.
"Sudah dua hari tidak bisa dihubungi sehingga anaknya datang dari Jeneponto ke Pangkep untuk mencari langsung ibunya," ucap Prawira, Senin, 12 Agustus 2024.
Kata Prawira, Mariani kemudian mendatangi kos ibunya, tapi korban tak ada di kamar. Namun, ia melihat ada sebuah koper merah yang tersembunyi dan mengeluarkan bau menyengat.
Mariani lalu kembali mencari korban ke pasar, tempat ibunya biasa berdagang. Tapi juga tidak ketemu.
Mariani kemudian menuju ke rumah pemilik kos untuk menanyakan soal koper tersebut. Namun, pemilik kos bernama Aisyah mengaku tak tahu.
"Namun setelah tiba di rumah kost, korban tidak ada. Sehingga anak korban berinisiatif untuk mencari korban di pasar Pangkajene, tapi tidak ketemu," jelasnya.
Baca Juga: 5 Pelaku Pembobolan Koper di Bandara Sultan Hasanuddin Ditangkap
"Anak korban lalu menuju ke rumah pemilik kost untuk menanyakan keberadaan korban dan mempertanyakan tentang adanya koper merah di kamar kos korban tapi pemilik kos bilang bukan miliknya," sebutnya.
Mariani dan pemilik kos yang curiga soal koper itu lantas melapor ke polisi. Saat dibuka oleh tim dari Polres Pangkep ternyata isinya adalah mayat Ramlah.
Kata Prawira, korban adalah pedagang keliling dan sudah menetap di Pangkep selama 15 tahun.
"Selama ini beliau ngekos dan baru enam bulan di kos yang tempat yang sekarang," ucapnya.
Prawira mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Sejumlah barang bukti berupa koper dan barang lainnya juga turut diamankan.
"Iya, pembunuhan. Masih diselidiki untuk motifnya dan mengejar pelaku," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda
-
Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan
-
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati
-
Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel
-
Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar di Makassar