SuaraSulsel.id - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol Didik Supranoto menyikapi adanya laporan seorang anggota Polri berinisial ZU dilaporkan istrinya melalui pengacara karena diduga diterlantarkan bersama tiga anaknya selama hampir empat tahun.
"Kita lihat dulu duduk permasalahannya, apakah ada KDRT atau tidak. Nanti kita nunggu hasil pemeriksaan dari Ditreskrim, dan kalau itu anggota kepolisian, kita menunggu hasil pemeriksaan dari Propam," kata Didik menjawab pertanyaan wartawan merespon laporan itu di Kantor Polda Sulsel, Makassar, Senin 8 Juli 2024.
Ia pun menanggapi soal Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dalam konteks penelantaran diduga dilakukan oleh anggota Polri berinisial ZU bahwa sejauh ini masih dalam proses laporan. Tentu tetap menunggu hasil dari Ditreskrimum maupun etik dari Propam.
"Pelaporan di Propam juga akan diproses oleh pihak Propam, nanti bagaimana perkembangannya akan disampaikan, apakah terpenuhi unsurnya adalah KDRT, atau terpenuhi etiknya maupun disiplinnya," paparnya menegaskan.
Mengenai dengan penanganan perkara ini apakah masih ada proses mediasi baik dari terlapor maupun terlapor karena masih dalam status berkeluarga dan belum berpisah, kata Didik, mengemukakan tergantung hasil pemeriksaan nanti.
Pelaporan tersebut dilakukan istri ZU bersama tiga anaknya didampingi penasihat hukumnya dengan mendatangi ruangan penyidik Propam di kawasan Kantor Polda Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan meski sebelumnya telah melapor pidana di SKPT Polda setempat.
Wawan menyatakan usai menyerahkan bukti-bukti saat membuat laporan bersama kliennya, mengungkapkan ZU merupakan salah satu anggota Polri bertugas di Satuan Narkoba Polda Sulsel. Kliennya mengaku sudah hampir empat tahun tidak dinafkahi lahir batin termasuk keuangan menyekolahkan anak-anaknya.
"Klien saya menyampaikan tidak pernah dinafkahi, bahkan berubah belakangan terakhir. Suaminya temperamen dan suka marah serta tidak memenuhi kewajiban sebagai ayah. Karena sudah tidak tahan lalu saya dampingi melapor di Propam," paparnya kepada wartawan seusai melapor.
Menurut dia, dengan jangka waktu tersebut tentu setiap wanita pasti akan merasa diterlantarkan apalagi tidak diberikan haknya mendapat uang dari suaminya. Kliennya pun sudah lama curiga ada wanita lain selain dirinya bahkan diduga terpengaruh narkoba.
Baca Juga: Polisi Tangkap Polisi di Kota Palopo
"Klien saya tidak mengetahui apa yang menjadi masalahnya. Selalu ditanya suaminya tapi banyak alasan. Ada indikasi suaminya ini sudah memiliki istri simpanan di luar, bahkan di curigai suaminya memakai narkoba," paparnya.
Pihaknya berharap, Kapolda Sulsel sebagai pucuk pimpinan di institusi Polri wilayah Sulsel segera menindaklanjuti anggota Polri yang memperlakukan istri sahnya seperti itu dengan menindak tegas. Selain adanya dugaan pelanggaran kode etik sebagai penegak hukum, juga diduga melakukan KDRT karena menelantarkan anak dan istri sahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional
-
Usai Dilantik Jadi Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin Langsung Dihadapkan PR Besar
-
Ikan Endemik Terancam Punah, Aturan Pelepasliaran Ikan Asing Diperketat
-
850 Alat Perekam Pajak Disebar di Palu, Sasar Restoran hingga Tempat Hiburan
-
Nyaris Putus Sekolah Karena Ayah Sopir dan Ibu di Malaysia, Senyum Hudiana Merekah di Sekolah Rakyat