SuaraSulsel.id - Petani muda asal Pandeglang, Banten, Muhammad Teguh Arrosid (22) berhasil mengolah bunga telang bernilai ekonomis hingga meraup omzet Rp20 juta perbulan.
Dari olahan bunga telang yang ditanam di pekarangan rumahnya, ia dapat memproduksi bunga telang hingga 5 kilogram sehari yang diolah menjadi produk berupa aneka minuman seperti teh celup dan teh tubruk.
"Dalam sehari kita mampu memanen sebanyak 5 kilogram bunga telang yang diolah menjadi 50 bungkus aneka minuman teh celup dan tubruk," katanya di Kampung Curuggaru, Desa Kadugemblo, Kecamatan Kaduhejo, Pandeglang, Minggu 16 Juni 2024.
Bunga telang ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi dengan harga Rp6.000 per botol dan Rp17.000 per bungkus. Dan untuk pemasaran dilakukan secara daring melalui online shop dan telah dipasarkan hingga Aceh, Bali, Makassar, Medan, Kalimantan, dan Bogor.
"Dalam sebulan kita mampu menjual olah bunga telang kurang lebih sebanyak 500 sampai 1.500 per bungkus dan botol," katanya.
Dari hasil olahan bunga telang, Teguh mengaku berhasil meraup omzet hingga Rp20 juta perbulan. Dengan memberdayakan petani setempat untuk membantu melakukan budidaya dan mengolah tanaman bunga telang.
Teguh yang kini masih menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengaku berbekal pengetahuan tentang produk herbal tanaman bunga telang dari hasil yang dipelajarinya selama kuliah.
Atas keberhasilannya dalam mengolah bunga telang Teguh juga terpilih sebagai Young Ambassador Agriculture 2023 Kementerian Pertanian.
Pemuda kelahiran 18 April 2002 ini telah merintis dan menekuni sebagai petani muda dan berwirausaha sejak 2021.
Sejak saat itu telah aktif sebagai pemateri, narasumber maupun guru tamu diberbagai kegiatan terkait dengan isu pembangunan pertanian, UMKM dan wisata di Provinsi Banten.
"Bunga telang memiliki banyak manfaat diantaranya meredakan stres, melancarkan haid, obat diabetes, maupun sebagai obat penurun berat badan dengan cara meminumnya dalam sehari sekali," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas
-
Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen
-
Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika