SuaraSulsel.id - Masyarakat Adat Nusantara (Matra) dari berbagai daerah memperingati Haul ke-354 Mallombassi Daeng Mattawang Karaeng Bontomangape Sultan Hasanuddin Tumenanga Ri Balla Pangka’na di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Paduka Yang Mulia Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangku Alam II di Kabupaten Gowa, mengatakan yang hadir pada Haul ke-354 Raja Gowa Abad XVI itu mengucapkan terima kasih secara langsung kepada Pemerintah Kota Makassar atas partisipasi penuhnya untuk kesuksesan acara haul Sultan Hasanuddin.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pemkot Makassar. Baru pertama kali saya lihat ada pemerintah kota yang membantu suksesnya acara haul seperti ini,” tuturnya.
Ia pun berharap silaturahim antara pemerintah dan masyarakat adat nusantara perlu diperkuat persaudaraannya untuk kemajuan bangsa tanpa menafikan latar belakang sejarah.
Baca Juga: Bikin Mudah dan Murah! UGM Yogyakarta Gelar Ujian Masuk di Kota Makassar
Dia pun berharap jalinan itu lebih memperkuat persaudaraan dan senantiasa menjaga persatuan serta kesatuan untuk melanjutkan perjuangan.
Haul yang diperingati langsung di Kompleks Makam Sultan Hasanuddin itu dirangkaikan dengan upacara adat hingga Appadongko Bunga atau menabur bunga ke makam Sultan Hasanuddin.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Makassar Firman Pagarra dalam sambutannya mengajak seluruh anggota Matra untuk menjadikan haul ini sebagai washilah untuk memperkuat silaturahim dan menjadi momentum pelestarian nilai budaya.
Dia menyebutkan peringatan haul ini mengandung banyak nilai-nilai sejarah yang kuat untuk mengingat kembali perjuangan sosok ayam jantan dari timur yang disegani dunia.
“Saat ini mari kita mengambil hikmah dengan mengenang jasa dan hasil perjuangan Sultan Hasanuddin yang selama ini menjadi legenda suri tauladan perjuangan selama pengabdiannya kepada masyarakat,” ucapnya.
Baca Juga: Perpustakaan Unik di Makassar: Wisata Budaya, Kafe, dan Buku dalam Satu Tempat
Ia pun berpesan kepada generasi penerus untuk mengambil setiap kepemimpinan dan perjuangan Sultan Hasanuddin sebagai contoh dan mengamalkannya lewat perilaku di kehidupan ke depannya.
Berita Terkait
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Hina Indonesia Negara Miskin, Anco Jansen Kini Semprot Mees Hilgers Cs
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?