Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Yunus
Senin, 06 Mei 2024 | 08:25 WIB
ilustrasi penembakan (unsplash)

SuaraSulsel.id - Brigadir Jenderal TNI (Marinir) Andi Rahmat M, Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Makassar, mengungkapkan kronologi insiden penembakan yang terjadi di Jalan Butta Butta Caddi, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Peristiwa terjadi pada Minggu, 5 Mei 2024, sekitar pukul 04.50 Wita dini hari.

Dua remaja menjadi korban dalam peristiwa tersebut, yakni AL dan RS.

Korban RS (18 tahun) meninggal setelah ditembak pelaku di bagian kepalanya. Sementara AL, mengalami luka tembak di dada dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga: Bubarkan Tawuran, 2 Polisi Ditabrak Ambulans

Menurut Andi Rahmat, insiden itu bermula dari tawuran antar warga yang menggunakan batu dan busur. Seperti yang disaksikan oleh seorang saksi bernama FI.

Pertikaian tersebut diduga dipicu oleh kasus pencurian handphone (HP), seperti yang dijelaskan oleh Danlantamal.

Koptu SB, melihat rumahnya rusak akibat serangan dari salah satu pihak dalam pertikaian tersebut.

Setelah mendengar teriakan "tembak komandan" dari salah satu pihak yang bertikai, Koptu SB dilempari dengan batu oleh pihak lainnya dari arah tol.

"Salah seorang warga yang bertikai sempat berteriak, ‘tembak komandan, tembak komandan’. Akan tetapi Koptu SB dilempari batu," kata Rahmat kepada wartawan, Minggu 5 Mei 2024.

Baca Juga: Ngeri! Sahur On The Road Berujung Tawuran, Motor Dibakar dan 2 Orang Nyaris Tewas

Kemudian, Koptu SB mengambil senapan angin dari dalam rumah dan menembak ke arah orang-orang yang bertikai dari balkon lantai dua rumah.

Load More