SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto menegaskan ada banyak cara untuk menonton tim nasional Indonesia pada Semifinal Piala Asia U-23. Tidak hanya lewat MNC Group.
Hal tersebut ditegaskan Danny, sapaan akrabnya, menanggapi pernyataan resmi dari MNC Group sebagai satu-satunya pemegang siar eksklusif lisensi Media Rights dan official broadcaster dari AFC U-23 Asian Cup 2024 di Indonesia.
"Kita pakai (saluran) yang dari luar negeri. Ada banyak cara untuk nonton (Timnas)," kata Danny di kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Makassar, Minggu, 28 April 2024.
Kata Danny, ia sudah menyiapkan dua layar besar untuk nonton bareng bersama warga Makassar di tugu MNEK, Center Poin of Indonesia (CPI). Selain itu disediakan pula lapak kuliner secara gratis untuk warga.
"Ada dua layar besar disiapkan dan makanan gerobak. Gratis," tuturnya.
Sebelumnya, MNC Group selalu pemegang hak siar memberikan peringatan soal acara nobar tanpa seizin mereka.
Peringatan resmi dikeluarkan menjelang laga semifinal antara Timnas Indonesia U-23 melawan Uzbekistan pada Senin, 29 April 2024, esok.
Dalam poin ke enam surat pengumuman hak eksklusif MNC Group AFC U-23 Asian Cup 2024 itu ditegaskan kalau MNC Group melarang kegiatan on air dan off air termasuk nonton bareng tanpa persetujuan MNC Group.
"Bahwa pelanggaran terhadap larangan-larangan tersebut di atas diancam dengan sanksi pidana dan denda sesuai perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," demikian kutipan surat yang dibuat pada 26 April 2024 itu.
Baca Juga: Wali Kota Makassar Minta Kasus Penganiayaan Anak Diproses Hukum
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Viral Keributan Guru SD dan Wali Murid di Jeneponto, Ibu: Anak Saya Dicekik dan Diseret!
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan
-
Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban