Aiman mengatakan, tak hanya menerima warga sekitar di jalan Karaeng Makkawari, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa sebagai santri. Mereka siap mengabdikan diri untuk mengajar untuk siapa pun.
Untuk jadwal pengajarannya di mulai sore hari hingga selesai shalat Isya. Namun selama ramadhan ini dimulai sesudah salat subuh hingga dzuhur.
Aiman bersyukur sebab tak sedikit orang baik yang terus membantunya membangun kepercayaan masyarakat. Bahkan juga ikut menjadi dermawan membantu alat-alat mengaji.
Di satu sisi ada dukungan dari para personil Polda Sulsel yang membuatnya merasa dicintai dan diterima kembali.
"Saya cukup terharu sebab masih banyak orang yang memperhatikan. Termasuk personil dari kepolisian yang terus mensupport niat baik saya," ucapnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Dosen Viral Ludahi Kasir: Ternyata Belum Dipecat, Begini Nasibnya Menurut LLDIKTI
-
Kecelakaan KM Putri Sakinah Tambah Daftar Panjang Tragedi Kapal Wisata di Labuan Bajo
-
Sejarah! Wali Kota New York Dilantik Pakai Al-Quran di Stasiun Kereta Bawah Tanah
-
318 Ribu Penumpang Nikmati Kereta Api Maros-Barru Sepanjang 2025
-
9 Peristiwa Viral Mengguncang Sulawesi Selatan Selama 2025