SuaraSulsel.id - Ketua KPU Keerom Melianus Gobay mengakui, lokasi TPS 2 kampung Skopro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, berada di wilayah Papua Nugini (PNG) yakni di Skotiao.
"Saat pemungutan suara nanti, petugas akan membawa kotak suara masuk ke wilayah PNG yakni di kampung Skotiao agar masyarakat Keerom yang bermukim di wilayah itu dapat memberikan hak suaranya pada pemilihan umum (Pemilu) 14 Februari 2024," kata Melianus, dihubungi dari Jayapura, Selasa 30 Januari 2024.
Setelah mencoblos, nantinya kotak suara itu akan dibawa kembali ke kampung Skopro untuk dihitung, katanya.
Ketua KPU Keerom mengatakan, untuk mencapai Skotiao, petugas akan berjalan kaki sekitar tiga jam.
Upaya mendatangi para Pemilih di kampung yang berada di wilayah PNG karena mereka memang memiliki hak pilih dan lebih banyak tinggal di wilayah negara tersebut karena memiliki hak ulayat atas tanah tersebut.
"Sampai sekarang mereka masih terdata sebagai WNI asal Keerom sehingga petugas akan mendatangi wilayah itu agar masyarakat tetap dapat memilih calon-calonnya," kata Gobay.
Ketika ditanya tentang TPS yang berada di perbatasan RI-PNG, Ketua KPU Keerom mengatakan, tercatat sembilan TPS yang berada di perbatasan kedua negara.
Sembilan TPS itu tersebar di Distrik Arso Timur tiga TPS yang satu TPS di Kampung Sangke dan dua TPS di kampung Skopro, tiga TPS di Distrik Waris, yakni satu TPS di Kampung Banda dan dua TPS di Kampung Yuwainda.
Kemudian satu TPS di Distrik Yaffi yang berada di Kampung Fafenubu, dua TPS di Distrik Web yang berada di Kampung Tatakra dan Kampung Somografi serta satu TPS di Kampung Niliti, Distrik Towe, kata Melkianus Gobay.
Baca Juga: Bawaslu Makassar Butuh 4 Ribu Orang Pengawas TPS, Berminat?
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?